Antisipasi Corona COVID-19, Warga Bawean Gresik Usir Kapal Asing

  • Bagikan
ilustrasi foto kapal

𝗚𝗿𝗲𝘀𝗶𝗸 – Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengimbau warga untuk memberikan informasi jika ada kapal asing yang berlabuh di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Hal ini untuk mencegah penyebaran Corona COVID-19.

Salah satu inisiatif tersebut dilakukan warga Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang mengusir kapal asing yang sedang mendekat di perairan pulau itu, karena khawatir membawa Corona COVID-19 ke daratan setempat.

Kepala Desa Tanjung Ori, Kecamatan Tambak, Nurahli membenarkan pengusiran itu. Ia awalnya mendapat laporan dari warga ada kapal asing bertuliskan YATH yang sedang berhenti di perairan laut Labuhan Desa Tanjung Ori.

Baca Juga  Hoax Tentang Biaya Tilang Terbaru 2020

Setelah mendapat kabar, Nurahli langsung mendekati kapal itu menggunakan perahu klotok, dengan didampingi jajaran muspika, TNI-Polri Kecamatan Tambak, serta tim kesehatan.

“Kami mendekat pada kapal asing itu dan kami ditemui satu orang yang berbadan kekar. Setelah terjadi percakapan, ternyata orang itu bernama William (53) selaku nakhoda kapal tersebut,” kata Nurahli, Rabu (22/4/2020), seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, kapal tersebut berasal dari Belgia dan ingin melakukan perjalanan ke Bengkulu, tetapi beristirahat di Laut Labuhan Tanjungori dengan membawa lima orang bersaudara.

𝘾𝙚𝙜𝙖𝙝 𝙋𝙚𝙣𝙮𝙚𝙗𝙖𝙧𝙖𝙣 𝘾𝙤𝙧𝙤𝙣𝙖 𝘾𝙊𝙑𝙄𝘿-19

Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo membenarkan peristiwa itu dan menegaskan, kapal apapun khususnya warga asing yang berada di kawasan Kecamatan Tambak tanpa tujuan, akan dihalau agar tidak mendarat ke Pulau Bawean.

Baca Juga  Wabah Virus Corona, ABK di Gresik Panjatkan Doa Pakai Bahasa Isyarat

“Kami berharap kepada masyarakat untuk tidak segan-segan memberikan informasi jika ada kapal asing yang berlabuh di Kecamatan Tambak. Muspika akan melakukan operasi terus demi keselamatan warga Bawean dari bahaya COVID-19,” kata dia.

Agung menegaskan, hal yang sama dilakukan kepada warga Belgia tersebut, dan meminta segera menghindar dari Pulau Bawean, serta tidak diperbolehkan berlabuh. Agung berterima kasih pada warga yang sudah memberikan informasi, hal ini menunjukkan masyarakat Tanjung Ori solid mencegah agar COVID-19 tidak masuk ke Pulau Bawean.

“Kami tahu, bahwa Bupati Gresik menganggap Pulau Bawean bersih dari COVID-19, sehingga tidak masuk dalam PSBB. Ini adalah bukti kerja keras semua elemen pemerintah desa dan muspika yang ada di Bawean,” katanya.

Baca Juga  Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kantor Kemenag Gresik, Kapolres Ingatkan Tetap Taati Prokes

𝗦𝗼𝘂𝗿𝗰𝗲: Liputan6.com

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan