Gresik Mulai PTM, Dispendik Siapkan Gejos untuk Isolasi Siswa yang Terpapar Covid-19 di Sekolah

  • Bagikan
Gresik Mulai PTM, Dispendik Siapkan Gejos untuk Isolasi Siswa yang Terpapar Covid-19 di Sekolah

Berita Gresik – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik menyiapkan Gelora Joko Samudra (Gejos) Jalan Veteran, Kecamamatan Kebomas sebagai sarana isolasi mandiri bagi siswa yang terpapar covid-19.

Hal itu dilakukan jika ditemukan anak yang terpapar covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DInas Pendidikan Kabupaten Gresik Harianto mengatakan, dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mengacu pada peraturan Menteri.

Sehingga masing-masing sekolah harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan menyiapkan perlengkapan sarana pendukung untuk mencegah penyebaran covid-19 di sekolah.

Menurut Harianto, bahwa pelaksanaan PTM sekolah harus betul-betul disiplin menjalankan protokol kesehatan. Seperti menerapkan memakai masker, menjaga jarak, menuci tangan dan tidak bergerombol.

“Jika ada ditemukan anak yang terpapar covid-19 di sekolah, maka sekolah akan ditutup 3 X 24 jam untuk penyemprotan disinfektan dan sterilisasi lingkungan sekolah. Dan siswanya, sesuai anjuran Bupati untuk ditempatkan diisolasi terpusat yaitu di Gejos,” kata Harianto.

Baca Juga  Begini 2 Cara Permohonan Online di Dispendukcapil Gresik

Diketahui, sebelumnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) memantau PTM di SD Negeri 6 Gresik dan SMP Negeri 1 Gresik.

Sedangkan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min) memantau kesiapan pelaksnaaan PTM di SMP Islamic Qon yang keberadaannya satu komplek dengan SMK Islamic Qon, di Jalan Rantau Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Manyar, Gresik.

Ning Min, sapaan akrab Wabup Gresik ingin memastikan penerapan prokes dilingkungan SMP Islamic Qon diterapkan dengan baik. Begitupun ketersediaan fasilitas alat cuci tangan, sabun dan thermogun.

Wabub Bu Min juga mengingatkan kepada para guru untuk memantau langsung anak didiknya selama melaksanakan kegiatan di sekolah.

“Tolong anak didiknya diawasi dengan baik penerapan prokesnya. Jika ada anak didiknya yang sakit pada saat pelaksanaan PTM, segera dilakukan penanganan atau disuruh istirahat di rumah sampai anak tersebut pulih kembali,” kata Bu Min.

Baca Juga  Petrokimia Gresik Gandeng PLN untuk Penuhi Pasokan Listrik 11,4 MW

Tak hanya berkunjung, Bu Min juga menyerahkan bantuan berupa masker yang diberikan kepada pihak sekolah.

Disaat yang bersamaan, sekitar 400 siswa SMP dan 350 siswa SMK Islamic Qon menjalani vaksinasi dosis pertama yang dilakukan di lingkungan sekolah.

“Saya mewakaili Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi yang luar biasa bagi anak-anakku (siswa SMP dan SMK) yang antusias mengikuti vaksinasi sebelum PTM dimulai,” kata Bu Min.

“Ini merupakan suatu ikhtiar dalam menjaga imunitas. Untuk itu, imun harus tetap terjaga dengan baik. Salah satu upayanya dengan vaksin seperti saat ini,” pungkasnya.

Sumber : Tribunnews

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan