Ini Alasan Motor Zaman Sekarang Tidak Pakai Kick Starter

  • Share

Otomotif – Kick starter atau starter manual sering kali digunakan oleh pemilik kendaraan bermotor saat memanaskan mesin motor padapagi hari.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa menyalakan sepeda motor menggunakan kick starter akan membuat aki atau baterai akan lebih awet.

Selain itu, kick starter juga digunakan oleh pemilik kendaraan pada saat motor mengalami masalah kelistrikan.

Namun, saat ini kebanyakan pabrikan motor sudah menghilangkan fitur kick starter ini. Bukan hanya pada motor matik, melainkan juga di beberapa tipe motor lainnya.

Menanggapi hal Ini, Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, ada beberapa alasan kenapa fitur kick starter pada motor baru mulai dihilangkan

Baca Juga  Meski Paling Dekat Matahari, Merkurius Bukanlah Planet Terpanas! Planet Apa yang Paling Panas di Tata Surya

“Pertama, dari hasil survei, kebanyakan pengguna kendaraan bermotor tidak menggunakan kick starter. Bahkan ada yang dilepas dari motornya,” kata Endro kepada Kompas.com, Sabtu (21/8/2021).

Endro juga menjelaskan, jika motor mengalami masalah kelistrikan, beberapa tipe motor sudah menggunakan indikator baterai atau voltmeter. Sehingga, apabila baterai sudah mulai melemah maka dapat diketahui oleh pemilik motor.

“Misal, Honda Vario keluaran terbaru yang sudah dilengkapi dengan indikator tersebut.” ucap Endro.

Jika sudah ada indikasi baterai melemah, pemilik kendaraan diimbau untuk segera konsultasi ke bengkel resmi.

“Sudah banyak konsumen yang rutin atau rajin ke AHASS, sehingga kalau ada indikasi baterai melemah, mekanik akan segera menginformasikan kepada pemilik kendaraan,” kata dia.

Baca Juga  Cara Membuat Pupuk dari Ampas Teh untuk Menyuburkan Tanaman

Untuk memanaskan kendaraan pada pagi hari, Endro mengatakan, motor teknologi injeksi seperti sekarang cukup dengan menggunakan electric starter. Untuk memanaskan juga tidak perlu waktu yang lama.

“Untuk motor injeksi pemanasannya cukup satu menit saja, biarkan stasioner,” katanya.

Ketika kondisi mesin sudah panas, serta sirkulasi pelumas di dalamnya baik, kendaraan siap untuk digunakan menempuh perjalanan.

Sumber: Kompas.com

Berikan Komentar Anda
  • Share