Kunjungan Satlantas Polres Gresik di Rumah Keluarga Korban Lakalantas Dusun Kandangan

  • Bagikan

gresspedia.com – Gresik – Jatim, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik Polda Jawa Timur melaksanakan anjang sana kepada keluarga Korban Laka lantas yang berlokasi / berdomisili di Rumah Sdr. Imam Ghozali ( Korban laka lantas ) Ds. Kandangan Kec. Cerme Kab Gresik, Senin (9/9/19) Siang.

Kedatangan Kasat Lantas Polres Gresik bersama rombongan disambut hangat oleh pihak keluarga korban.

Dalam kesempatan ini Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto mengatakan, ” Adapun kegiatan ini merupakan bagian rangkaian kegiatan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2019 dan tentu kegiatan ini merupakan bagian bentuk kepedulian dan perhatian polisi lalu lintas terhadap keluarga korban.” Tuturnya.

“Dan juga untuk mendekatkan dan menjaga keharmonisan antara Polri dengan warga masyarakat, guna senantiasa menjalin dan mempererat tali silaturahmi dalam membangun kepercayaan masyarakat / publik kepada Polri Khususnya Polres Gresik. ” Ungkap Kasat Lantas.

Dalam anjangsana tersebut Kasat lantas didampingi Kanit Laka Iptu Yossy dan Bapak Pandhu ( Jasa raharja ) Cabang Gresik, 2 Pers Anggota Satlantas Polres Gresik, Perangkat Desa Kec. Cerme Kab. Gresik serta Kel Korban Saudara Imam ghozali.

Silahturahmi kepada keluarga Sdr. Imam ghozali merupakan korban laka lantas yang diamputasi tangan kanannya dan sekaligus Mengucapkan keprihatinan, simpatik atas kejadian laka lantas yang menimpa saudara Imam ghozali serta keluarga Korban laka lantas.

Lanjut AKP. Wikha, menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada pihak keluarga dan perangkat desa agar disampaikan kepada warga lainnya untuk selalu berhati – hati dalam berkendara di jalan raya.

Kasatlantas AKP. Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K. juga menyampaikan ada 8 poin utama Sasaran prioritas pada pelaksanaan Ops Patuh Semeru 2019 ;

  1. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm
  2. pengendaran ranmor R4 atau lebih yang tidak menggunakan safety belt.
  3. Melebihi batas kecepatan.
  4. Mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol.
  5. Pengendaran ranmor yang dibawah umur.
  6. Menggunakan handphone pada saat mengemudikan ranmor.
  7. Melawan arus.
  8. Gunakan lampu rotator/strobo.

“Pada pelaksanaan Ops Patuh Semeru 2019 saat ini diharapakan dapat tercapai tujuan antara lain Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, serta Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas,” jelas AKP. Wikha

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan