Mari Mengenal Sunduken, Nyeri Perut yang Terjadi saat Olahraga

  • Bagikan
Sunduken atau sakit perut yang rasanya seperti menusuk bisa terjadi saat berolahraga

Sunduken adalah istilah dalam bahasa Jawa yang menggambarkan rasa sakit menusuk di perut. Dalam dunia medis, kondisi yang kerap terjadi saat berolahraga ini dikenal sebagai side stitch.

Walaupun sunduken merupakan kondisi yang bisa muncul pada kedua sisi perut, kebanyakan penderitanya mengeluhkan masalah ini terjadi pada sisi kanan atas perut.

Sunduken biasanya dialami selama melakukan aktivitas atletik dalam jangka waktu lama, seperti berlari atau bersepeda. Kondisi ini dapat terasa sangat menyakitkan dan mengganggu, tetapi sebetulnya tidak berbahaya. Anda tidak memerlukan tindakan medis khusus untuk menangani kondisi ini.

Penyebab sunduken yang terjadi saat berolahraga

Baca Juga  Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaat Menakjubkan Silica Gel untuk Kehidupan Sehari-hari

Hingga saat ini, kepastian penyebab sunduken belum ada jawabannya. Meskipun demikian, ada beberapa teori dan penelitian terkait penyebab suduken yang biasanya muncul saat aktivitas fisik, khususnya ketika berlari.

Berbagai penelitian menunjukkan beberapa kemungkinan penyebab sunduken, di antaranya:

  • Adanya pergerakan darah ke diafragma atau otot selama aktivitas fisik yang dapat menjadi penyebab sakit perut sebelah kanan atas.
  • Terdapat iritasi pada lapisan rongga perut dan panggul yang terjadi selama aktivitas fisik, saat ada banyak gerakan dan gesekan di batang tubuh.
  • Menghela napas saat berlari dengan kaki kanan dapat memberikan tekanan yang lebih kuat pada hati sehingga memicu sunduken.
  • Makan dalam porsi besar sebelum berolahraga dianggap merupakan penyebab paling potensial dari sakit perut sebelah kanan atas.
  • Konsumsi cairan mengandung gula juga dapat menjadi penyebab sunduken.
Baca Juga  Pria Ini Iseng Minum Rendaman Air Bawang Putih Secara Rutin, Perubahan Tak Terduga Terjadi pada Tubuhnya Setelahnya

Selain itu, beberapa hal berikut juga disebut-sebut dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami sunduken.

  • Usia yang lebih muda
  • Postur tubuh yang buruk, seperti pada penderita skoliosis atau kifosis
  • Intensitas latihan yang tinggi
  • Kurang pemanasan atau berolahraga dalam kondisi dingin
  • Napas pendek.
Berikan Komentar Anda
  • Bagikan