Menteri PDTT dan Wagub Jatim Kagumi Ekonomi Desa Wedani Gresik

  • Share

Gresik – Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menghadiri Dialog terbatas dengan tema Sinergi Industri dan Potensi Lokal Desa : Peran Legislatif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Gresik sekaligus mengunjungi pameran produk unggulan di Desa Wedani, Sabtu (26/06/2021).

Emil Dardak menyampaikan keberadaan Desa Wedani memiliki produk unggulan berupa kerajinan tenun yang berpotensi menjadi tulang punggung ekonomi bagi masyarakat

“Kita tadi melihat tadi tenunnya bagus-bagus, dan memiliki potensi menjadi tulang punggung ekonomi. Sebelumnya kami mencari potensi desa yang memiliki produk unggulan, karena selama ini kami memberikan bantuan sedikit-sedikit ke banyak pengrajin,” ujarnya.

Emil Dardak yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jatim tersebut juga berterima kasih sekaligus mengapresiasi perhatian Menteri PDTT terhadap pengembangan desa di Provinsi Jawa Timur.

“Pak Menteri PDTT ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,6 triliun untuk Jatim sekaligus kami laporkan untuk penyaluraanya untuk BLT dana desa sudah disalukan ke 500 ribuan orang lebih peneima manfaat dan 6.100-an ke BumDes,” ungkapnya.

Emil Dardak juga mengajak seluruh pihak untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap menjalankan protokol kesehatan ditengah lonjakan kasus covid-19 saat ini. “Mari bersama-sama kita selalu menjaga kesehatan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, kalau Januari lalu kita semua berhasil melalui lonjakan kasus sehingga sempat menurun harusnya hari ini kita bisa mengerem kembali,” katanya.

Sementara itu, Abdul Halim Iskandar Menteri PDTT RI menjelaskan diadakannya kegiatan tersebut agar desa mampu bergerak secara mandiri.

“Tujuan dari seluruh kegiatan yang kita lakukan di desa ini yakni melokalkan SDGs ini di desa-desa yang ada Indonesia agar memiliki kemandirian,” jelasnya.

“Kemandirian yang paling rasional ada di desa, apabila desa mampu meraih kemandiriannya maka kesejaterhan akan beriringan datang juga untuk masyarakat, karena ketika kita berbicara terkait kemiskinan maka disitulah negara harus hadir,” pungkasnya.

Sumber: Beritajatim.com

Berikan Komentar Anda
  • Share