Perpustakaan di Gresik Diminta Ikuti Perkembangan Zaman

  • Share

Gresik – Perpustakaan yang tersebar di seluruh Kabupaten Gresik Jawa Timur diminta untuk ikuti perkembangan zaman. Hal ini agar perpustakaan masih menjadi jendela ilmu.

Untuk mewujudkan hal itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gresik, menggelar pengembangan perpustakaan baik di desa, fasilitas umum maupun di sekolah

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan, Siti Zaiyaroh mengatakan, ke depan pengelolaan perpustakaan baik di tingat SD, SMP, SMA maupun di desa harus mengikuti perkembangan zaman

“Untuk pengelolaan perpustakaan agar semakin bagus. Karena selama ini asal – asalan saja,” kata Siti, Kamis (17/6/2021).

Menurut dia, jumlah perpustakaan di Kabupaten Gresik sebanyak 888. Angka itu ada 356 perpustakaan milik desa sedangkan selebihnya milik sekolah.

Siti menambahkan, dalam workshop kali ini ditekankan terhadap manajemen pengelolaan serta manajemen perpustakaan yang benar dan akreditasi perpustakaan.

Dalam kegiatan ini juga, ada masukan dari peserta agar anggaran jaringan aspirasi masyarakat (Jasmas) DPRD Gresik tidak lagi ke Dinas Pendidikan untuk infrastruktur sekolah saja.

“Namun bisa juga bisa ke perpustakaan dan memang perpustakaan butuh dan tidak ada bantuan, mulai dari pengadaan bukunya dan IT perlu dibantu. Jadi kita ada sambung rasa dari dewan,” jelasnya.

Siti berharap ke depan seluruh perpustakaan di Kota Pudak bisa semakin maju. Dia juga bakal terus menjalin kerjasama dengan dinas pendidikan maupun perusahaan untuk mengembangkan perpustakaan.

“Kita kalau tidak bisa kerjasama yang bagus tidak bisa mengelolah perpustakaan dengan bagus,” tutup dia menanggapi perpustakaan di Gresik diminta ikuti perkembangan zaman.

📝 Sumber: Timesindonesia.com

Berikan Komentar Anda
  • Share