Polisi dan TNI Jamin Keamanan Mahasiswa Papua di Gresik

  • Bagikan

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH SIK MSi, bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko berdialog dengan 2 mahasiswa UISI yang berasal dari Papua.

Gresik – Polri, TNI, dan Pemkab Gresik menggelar cangkrukan bareng ormas, BEM, serta perwakilan mahasiswa Papua. Mereka menyerukan, dari Sabang sampai Merauke semua saudara.

Acara yang digelar di kafe di Jalan Awikoen Tirta, Kebomas, itu dihadiri Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, Dandim 0817 Letkol Infantri Budi Handoko, dan sejumlah pejabat Pemkab Gresik serta perwakilan mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Kapolres Wahyu mengatakan pihaknya mengajak semua warga Gresik menjaga kebinekaan. Pihaknya juga menjamin dan melindungi warga Papua yang sedang belajar dan bekerja di Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH SIK MSi, memberikan sambutan dalam giat cangkrukan forkopimda bersama ormas, Ormek dan mahasiswa Papua diluminous cafe (21/8/19)

“Siapa pun yang belajar dan bekerja di Gresik harus kita amankan. Bersama TNI, Polri, dan pemkab, marilah kita belajar dari persatuan dan kesatuan bangsa untuk selalu menjaga keutuhan NKRI,” kata Kapolres dalam sambutannya, Kamis (22/8/2019).

Dia mengaku saat ini ada enam mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di kampus Gresik. Bahkan di antaranya saat ini sedang proses magang.

“Di UISI terdapat enam mahasiswa yang berasal dari Papua, di antaranya tiga dari mahasiswa dan tiga dari mahasiswi. Keenam mahasiswa Papua mendapat beasiswa dari Pemkab Papua dan bekerja sama dengan PT UISI. Keempat mahasiswa tersebut sedang libur, mereka pulang ke Papua dan tinggal dua mahasiswi yang masih di Gresik. Mereka sekarang melaksanakan magang di PT SISI. PT SISI merupakan anak perusahaan dari PT Semen Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, jelas Kapolres, dia mengajak seluruh masyarakat Gresik, seperti mahasiswa, ormas, dan sebagainya, untuk saling merawat dan menjaga kehinekaan demi menjaga keutuhan NKRI.

“Saya mengajak kepada semua adik mahasiswa dan seluruh ormas untuk selalu bersatu merawat kebinekaan agar tetap utuh karena NKRI harga mati,” ungkapnya.

Dandim 0817 Kabupaten Gresik Letkol Infantri Budi Handoko juga menyampaikan semua pihak harus saling menjaga kebersamaan dan keutuhan NKRI tanpa membeda-membedakan.

Perwakilan dari Ormas dan Ormek Kab. Gresik, Guyub menyanyikan lagu perdamaian.

“Saya yakin dan percaya, kalau kita bersatu, tidak ada kelompok mana pun yang bisa menggoyangkan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Budi Handoko.

Budi menegaskan, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke berbagai macam suku, bahasa, dan keanekaragaman budaya. Namun semuanya tetap bersaudara.

“Kesimpulan memang bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai macam suku, bahasa, dan keanekaragaman budaya, kita semua bersaudara,” tandasnya. (hy/rh/hdy)

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan