Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

  • Bagikan

Sejarah – Setiap tanggal 20 Mei Indonesia memperingati hari kebangkitan nasional yang tercatat dalam sejarah museum kebangkitan Nasional.

Moment hari kebangkitan nasional itu sendiri di anggap penting karena berkat semangat dan tekad para pelopor untuk bangkit dari jeratan para penjajah dan memerdekakan negara Indonesia. maka untuk menghormati dan mengenang jasa para pahlawan, di tetapkannya tangga 20 Mei untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Tahukah kalian di balik keputusan yang di ambil untuk menetapkan hari kebangkitan nasional ada peristiwa-peristiwa yang sangat penting dalam mencapai kemerdekaan negara Indonesia. Berikut akan di jelaskan secara lengkap bagaimana perjuangan para pahlawan untuk bangkit melawan penjajah dan akhirnya di cetuskan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Baca Juga  Peringatan dini cuaca ekstrim Jawa Timur 16-18 Oktober 2020

Adanya Hari Kebangkitan Nasional dipengaruhi oleh 2 peristiwa penting yaitu lahirnya organisasi dalam sejarah Budi Utomo pada tahun 1908 dan pengucapan ikrar sejarah sumpah pemuda pada tanggal 20 Oktober 1928. Hari Kebangkitan Nasional atau yang biasa di singkat HARKITNAS di peringati setiap tanggal 20 Mei.

Tanggal tersebut di ambil dari kelahiran organisasi budi utomo. Organisasi tersebut di dirikan oleh para murid yang dikenal dengan sebutan STOVIA (School Tot Opleiding Van Inladsche Artsen) pada tahun 1908.

Organisasi budi utomo sendiri adalah organisasi yang anggotanya para pemuda indonesia. awalnya organisasi budi utomo mempunyai tujuan dalam hal pendidikan dan kultural. Namun karena Organisasi tersebut bersifat kooperatif dan fleksibel, organisasi tersebut bergeser dari kultural ke politik.

Baca Juga  Chat di Facebook Messenger Kini Bisa Dikunci Pakai Face ID

Pada tahun 1907 Dr. Wahidin melakukan kunjunga ke STOVIA. Dalam kunjungannya tersebut di sambut baik oleh para pelajar disana. Wahidin mengajak beberapa murid dari STOVIA seperti Soetomo dan Gunawan untuk berkeliling pulau jawa dengan tujuan menghimpun dana pendidikan.

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan