Tempat Wisata Setigi Gresik Kembali Dibuka , Yuk kunjungi gaes

  • Share
wisata setigi gresik jawa timur

𝙒𝙞𝙨𝙖𝙩𝙖 𝙂𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠 – Setelah sekian lama ditutup akibat Covid-19, Wisata Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, kembali dibuka.

Tidak jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya, justru terlihat asri dengan tanaman dan rumput yang menghijaui di tempat wisata bekas tambang kapur ini. Sebab perawatan tetap dilakukan meski tempat wisata ini tanpa pengunjung karena tutup.

Perbedaan yang mencolok adalah banyaknya fasilitas untuk Penegakan Protokol Kesehatan (PPK) yang diberikan pengelola mulai dari pintu masuk hingga lokasi wisata di masa transisi new normal.

Selama ini jarang ada tempat wisata di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang menawarkan konsep perpaduan keindahan alam dengan bangunan wisata plus Spot Foto Instagramable.

Selo Tirto Giri atau lebih dikenal dengan SETIGI
Selo berarti batu, Tirto berarti air, dan Giri memiliki arti bukit. Adalah salah satu Daya Tarik Wisata baru yang ada di Desa Sekapuk kecamatan Ujung Pangkah, Gresik.

Daya Tarik Wisata ini menyajikan keindahan panorama alam perbukitan kapur dengan berbagai bentuk goa dan cerukan yang dihasilkan dari aktivitas penambangan beberapa puluh tahun silam..

Gresspedia beserta staff pengurus berkesempatan mengunjungi wisata setigi atas undangan Kepala Desa Sekapuk , Abdul Halim.

Abdul Halim Turut menjadi tour guide kami saat berada disana , beliau tak segan mengantar kami ke semua penjuru tempat wisata.@gresspedia

“Ada air terjun buatan, glamping, kolam renang, monumen, sepeda air, danau buatan, jembatan, rumah tempo dulu, rumah apung, miniatur Masjid Persia dan spot-spot foto taman dll. tutur Kades yang dikenal mudah bergaul ini.

Panorama tenggelamnya matahari atau sunset turut menambah eksotisme obyek wisata ini. Alam pedesaan dan ramah tamah masyarakatnya turut menambah daya tarik obyek wisata ini.

Oh ya Grestizen Obyek wisata ini berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Terletak 27 kilometer dari exit Tol Manyar, dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat selama 45 menit..

Yuk wisata kesana sembari menghilangkan penat akibat pandemi covid 19 selama ini ,jangan lupa tetap utamakan protokol kesehatan ya selama masa transisi new normal ini.

Berikan Komentar Anda
  • Share