ALI MOCHTAR NGABALIN BUKA PELATIHAN DA’I DAN MUBALIGH GRESIK

“Kami sangat berterima kasih karena Pemerintah Kabupaten Gresik yang sudi bersinergi bersama kami, memberikan dukungan dalam kegiatan yang positif ini,” katanya.

Sebab, menurut Ngabalin, kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu mengasah kembali nilai kultur, budaya dan moral di masyarakat melalui media dakwah.

“Saat ini kita dihadapkan dengan kondisi masyarakat yang terpolarisasi dampak kepentingan politik. Sebagai bukti, media sosial saat ini sangat mempengaruhi pola perilaku masyarakat. Tak sedikit berita hoax yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab melalui medsos, dan itu sangat berpengaruh besar terhadap perilaku di masyarakat,” katanya.

Oleh sebab itu, melalui kegiatan diharapkan para da’i dan muballigh dapat memberikan pendidikan dari mimbar ke mimbae tentang kultur agama dan budaya yang tak jauh dari pancasila. “Kami ingin menggalakkan kegiatan ini dari Sabang hingga Merauke hingga merauke,” ujarnya.

Baca Juga  Kirim uang via WhatsApp bakal tersedia di banyak negara

Sementara itu, Wakil Bupati Moh. Qosim mengaku bersyukur bahwa pelatihan itu diikuti oleh ratusan peserta. Mereka juga berasal dari lintas organisasi. “Ada dari Nahdiyin, Muhammadiyah, LDII dari berbagai organisasi lainnya,” kata Wabup.

Melalui pelatihan itu, dirinya juga berharap agar para da’i dan Muballigh yang setiap saat bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui dakwah, agar mampu menyebarkan pendidikan yang berpedoman pada ukhuwah Islamiyah.