Operasi Aman Nusa II Lanjutan, Kabaharkam Polri : Utamakan Pencegahan Covid-19

  • Bagikan

Gresspedia.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerbitkan Surat Telegram (STR) bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021, soal Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan. Hal ini menindaklanjuti soal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Kabaharkam Polri sekaligus kepala operasi pusat tersebut, Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., menyebut bahwa Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini bakal mengutamakan proses pencegahan virus corona atau Covid-19.

“Langkah paling utama adalah pencegahan mengurangi angka positif. Dimulai dengan pembatasan kegiatan masyarakat, edukasi, sosialisasi dan penerapan Prokes dengan ketat.  Diharapkan masyarakat akan patuh terhadap pencegahan Covid-19,” kata Komjen Pol Arief saat melakukan peninjauan penyekatan PPKM Darurat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Sabtu (3/7/2021).

Baca Juga  Kapolres Gresik Bersama Dandim 0817 Gelontorkan 52 ton Beras Kepada Masyarakat

Menurut Komjen Pol Arief Sulistyanto, pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat harus dipahami semua pihak. Mengingat, aparat kepolisian sudah melakukan penyekatan di 407 titik untuk membatasi mobilitas atau pergerakan masyarakat.

Pembatasan itu, kata Komjen Pol Arief, bertujuan untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 dan langkah untuk menekan dan mengurangi penularan.

“Sehingga ketentuan dilanggar untuk lakukan penegakan hukum dari mengingatkan dan penindakan dengan objektif dan humanis. Masyarakat harus bisa memahami dan mentaati peraturan, karena ini kepentingan bersama,” ujar Komjen Pol Arief.

Sementara dari hasil tinjauannya, Komjen Pol Arief mengungkapkan, di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih didapatkan kegiatan masyarakat di pasar dan pedagang kaki lima serta arus lalu lintas masih terpantau ramai.

Baca Juga  Kapolres Gresik Pimpin Sertijab Kabag Sumda Dan Kapolsek Jajaran Polres Gresik

Namun, menurut Komjen Pol Arief, pergerakan tersebut sebagai kegiatan yang kategori esensial terkait dengan pemenuhan pangan dan sandang masyarakat. Untuk arus lalu lintas, kendaraan umum memang berkurang namun ojek online masih beroperasi karena untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara daring.

Sebab itu, Komjen Pol Arief mengimbau kepada seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat yang melakukan kegiatan untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Komjen Pol Arief dan jajaran melakukan peninjauan ke beberapa titik, yakni, wilayah penyekatan yang dilakukan Polres Jakarta Selatan di cek point Pasar Jumat Ciputat. Kemudian dilanjutkan ke wilayah penyekatan di Bekasi Kota. (Hen)

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan