405 Siswa SRT 1 Gresik, MPLS di Kampus Megah, Gus Yani Mengaku Bangga, Semakin Optimis Siswa Bisa Menggapai Cita-Cita

405 Siswa SRT 1 Gresik, MPLS di Kampus Megah, Gus Yani Mengaku Bangga, Semakin Optimis Siswa Bisa Menggapai Cita-Cita
Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani, bersama Forum Pimpinan Daerah/ Forkopimda, saat meresmikan sekolah rakyat terintegrasi/ SRT 1 di jln Raci Cendana Pekuncen Desa Raci Tengah Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, pada Jum’at (31/07/26).

Gresik, (Gresspedia) – Sebanyak 405 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kampus Baru nan megah, tepatnya di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di jln Raci Cendana, Pekuncen Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Jum’at (31/07/26).

MPLS ini terasa istimewa, pasalnya bersamaan dengan kampus baru yang diresmikan oleh Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani.

Tak hanya istimewa, MPLS yang diikuti ratusan siswa dari SD, SMP dan SMA ini terasa spesial karena 405 siswa ikut menjadi bagian dari sejarah peradaban pendidikan sekolah rakyat gratis di Kabupaten Gresik.

Menariknya, penampilan para siswa di MPLS perdana membuat ratusan tamu undangan terpukau dan bangga, ketika melihat langsung anak-anak mereka tampil di atas panggung dengan sambutan lima bahasa sekaligus, bahasa inggris, bahasa Jawa, bahasa Tagalog dan bahasa Arab

Para siswa kemudian unjuk skill menari, paduan suara dan puisi, di momen inilah orang tua dan para siswa berlinang air mata, terharu sekaligus bangga.

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini dinilai menghidupkan kembali masa depan anak-anak yang kurang beruntung di Kabupaten Gresik.

Baca Juga  Bupati Gresik Siapkan Lahan Baru Seluas 1 Hektar, dan Serahkan Bantuan Usaha Rp215 Juta, ke 43 PKL Semambung
405 Siswa SRT 1 Gresik, MPLS di Kampus Megah, Gus Yani Mengaku Bangga, Semakin Optimis Siswa Bisa Menggapai Cita-Cita (2)
Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani, bersama Forkopimda Gresik saat meresmikan sekolah rakyat terintegrasi/ SRT 1 pada Jum’at (31/07/26).

Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani, mengaku bangga dengan perkembangan siswa SRT 1 Gresik, maju pesat, terutama skill dan kemampuan siswa. Jika setahun sebelumnya, saat masih memulai belajar mengajar perdana di sekolah rakyat (SR) Mriyunan, Sidayu, para siswa masih terlihat malu, takut dan pendiam. Bahkan, mereka menangis tak mau ditinggal orang tuanya.

Namun, saat ini, para siswa SRT 1, tampil penuh percaya diri. Gus Yani, sapaan akrabnya, mengaku bangga dengan skill dan kemampuan para siswa di atas panggung.

“Saya datang kesini hati-hati sekali, sama tidak berani merokok di sekolah ini. Ayo kita jaga sekolah ini tetap bersih, kita jaga tumbuh kembang anak-anak. Terus terang saya bangga melihat, perkembangan siswa. Anak-anak di atas panggung tadi, mereka tampil luar biasa, ” ungkap Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani, saat memberikan sambutan.

Menurut Gus Yani, Kampus baru tersebut melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan fasilitas yang lebih lengkap untuk menunjang proses belajar, pembinaan karakter, serta pengembangan potensi peserta didik.

Baca Juga  Polsek Duduksampeyan Monitoring Tambak Ikan di Desa Pandanan sebagai Bentuk Dukungan Program Swasembada Pangan Nasional

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai investasi jangka panjang pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas.

“Program ini bukan sekadar memberikan pendidikan, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan kesehatan, dan mempersiapkan anak-anak agar mampu mengubah masa depan mereka menjadi lebih baik,” ujarnya.

Antusias masyarakat terhadap Sekolah Rakyat terus meningkat. Pada tahun pertama hanya menampung 75 siswa, kini jumlah peserta didik telah melonjak menjadi 405 orang. Mereka terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA, serta 60 siswa SMA titipan dari Kabupaten Lamongan.

Dijelaskan Bupati, kampus baru berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare. Dari 26 bangunan yang tersedia, sebanyak 19 gedung telah dinyatakan laik fungsi dan siap digunakan.

Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, asrama siswa dan guru, masjid, aula, kantin, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Selain menjalankan kurikulum nasional, sekolah juga memperkuat pendidikan melalui program tahfidz Al-Qur’an dan pembelajaran sains.

“Kami ingin lulusan Sekolah Rakyat memiliki kemampuan akademik yang baik, karakter yang kuat, serta bekal nilai-nilai keagamaan,” jelasnya.

Baca Juga  Sinergi Bersama Petani, Polsek Bungah Pantau Perkembangan Kacang Hijau

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan kehadiran kampus permanen ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Ia mengapresiasi dukungan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf terhadap pengembangan program tersebut.

Para siswa selama setahun terakhir menjadi bukti bahwa Sekolah Rakyat mampu melahirkan perubahan positif. Para siswa kini lebih percaya diri dan mulai menorehkan prestasi di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Timur.

Pemkab Gresik juga terus melengkapi sarana penunjang, mulai pembangunan akses jalan menuju kawasan sekolah hingga penyediaan jaringan air bersih dari Purwodadi, Kecamatan Sidayu.

“Alhamdulillah hari ini anak-anak memulai MPLS, mudah-mudahan kerasan. Dua tahun lagi, anak-anak lulus dengan nilai memuaskan. Harapan kami, Sekolah Rakyat benar-benar menjadi jembatan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah cara paling efektif memutus mata rantai kemiskinan,” tegasnya. (Mif)