Saat ini, Konsumen Berharap Lebih Dari Sekedar “CUKUP”
Tahukah Anda, bahwa konsumen pada saat ini berharap mendapat jawaban kapan saja, dan di platform mana pun yang mereka pilih. Entah mereka men-tweet, mengirim email, mengobrol, atau menelepon, mereka menginginkan layanan yang instan dan personal.
Jadi, apakah Anda bisa menciptakan hal tersebut pada bisnis Anda?
Teknologi di sekitar kita telah berevolusi, membawa harapan pelanggan dengan mereka. Ingat saja, 20 tahun yang lalu tidak ada perusahaan seperti Google, Alibaba, Facebook, Twitter, YouTube, Uber, Airbnb, Salesforce, Snapchat, Instagram, Fitbit, Spotify, dan WeChat.
Korelasinya dengan bisnis Anda adalah layanan yang diberikan perusahaan-perusahaan diatas telah meningkatkan standar untuk pengalaman pelanggan. Bagaimana Anda bisa berpikir pelanggan akan rela menunggu ketika mereka terbiasa dengan kecepatan interaksi di media sosial? Atau ketika jawaban untuk pertanyaan apa pun adalah satu pencarian Google?
Dan jangan lupakan generasi milenial. Mereka tumbuh di teknologi digital, dan sekarang mereka mencapai lebih dari setengah tenaga kerja. Sebagai konsumen, mereka mengharapkan bisnis yang dapat mengantisipasi kebutuhan mereka dan memberikan pelayanan yang memuaskan. Agar berhasil, bisnis perlu beralih dari model transaksional, yang hanya berfokus pada penjualan produk, ke model hubungan, yang dibangun di sekitar layanan penjualan dan menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan pelanggan.
Data Adalah Mata Uang Baru
Setiap hari, miliaran orang berbagi secara online. Mereka memposting gambar, video, dan status. Mereka mengirim pesan teks. Mereka menyukai pembaruan orang lain.
Bagaimana mereka membagikan semua itu? Tentunya karena mereka menggunakan perangkat yang terhubung ke internet. Miliaran orang berbagi dan diterjemahkan ke miliaran perangkat dengan sensor yang tertanam, mengirim triliunan sinyal real-time ke cloud. Hal-hal seperti koordinat GPS, data berbasis lingkungan (environmental data), clickstream, dan data kesehatan.
Hasilnya adalah? Data. Banyak sekali data.
Semua data ini seperti makanan untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan mendorong inovasi pada jumlah produk dan layanan yang terus bertambah. Semakin banyak data yang Anda miliki, semakin baik prediksi yang Anda diperoleh.
Algoritma pembelajaran mesin dapat menganalisis miliaran transaksi dan variabel ini untuk membuat bisnis lebih cerdas. Mereka dapat membantu bisnis mengantisipasi tren dalam permintaan konsumen, mempersonalisasikan promosi untuk masing-masing pelanggan, dan mengoptimalkan harga.
Berikut adalah beberapa contoh inovasi pembelajaran mesin, yang digunakan berbagai macam industri:
Ritel : Menyoroti sentimen konsumen terhadap merek atau memprediksi pelanggan mana yang cenderung membeli produk tertentu.
Manufaktur : Mengoptimalkan operasi rantai suplai dan memprediksi kegagalan suku cadang mesin.
Agen Perjalanan : Rencanakan liburan dengan kecerdasan Ai.
Medis : Membantu dokter dalam mengidentifikasi berbagai jenis sel kanker dan menemukan kelainan intrakranial secara real time.
Jadi sekarang, mari mengenal lebih jauh industri yang telah berubah akibat revolusi industri 4.0 ini

Transportasi
Layanan transportasi berbasis daring telah ada di berbagai sektor industri. Mulai dari sarana transportasi untuk penumpang dan barang. Layanan seperti Go-jek dan Grab adalah transformasi dari industri transportasi formal. Dengan salah satu layanan ini, Anda dapat menggunakan ponsel Anda untuk:
- Pesan mobil untuk membawa Anda ke tujuan tertentu
- Lacak kendaraan saat menuju ke arah Anda
- Dapatkan informasi tentang kendaraan, pengemudi, dan harga perjalanan
Kemajuan dalam kecerdasan buatan, kemajuan internet, green energy, dan teknologi lainnya dapat meningkatkan keselamatan bagi pengemudi dan pejalan kak. hal ini juga berpotensi meningkatkan penggunaan transportasi umum dan layanan transportasi daring lebih besar. Perubahan ini dapat mengakibatkan kemacetan dan polusi berkurang, perjalanan lebih cepat dan lebih murah, dan tentunya hidup yang lebih baik




