Apa Itu Skimming Dan Cara Menghindarinya

  • Share
contoh alat skimmer biasanya ditempel pada mulut atm yang asli

Techno – Skimming kartu debit maupun kartu kredit selama ini jadi salah satu modus kejahatan yang masih sering menimpa nasabah perbankan. Skimming seringkali disebut sebagai pembobolan rekening bank.

Meski teknologi perbankan semakin canggih dan berlapis, masih saja ada nasabah yang menjadi korban skimming. Uang di rekening bank mereka tiba-tiba berkurang bahkan raib, akibat aksi ini.

Arti dari Skimming

Dikutip dari laman sikapiuangmu.ojk.go.id Skimming adalah suatu tindakan pencurian informasi kartu debit atau kredit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal. Strip magnetik ini merupakan tempat tersimpannya informasi mengenai kartu tersebut.

Skimming merupakan salah satu jenis penipuan yang masuk ke dalam metode pishing. Pishing dilakukan dengan cara mencuri data penting orang lain, termasuk antara lain data bank sepertu nomor rekening, data ATM seperti nomor kartu dan PIN, serta data kartu kredit seperti nomor dan jenis kartu serta PIN, dan sebagainya.

Baca Juga  Bukan dari Iklan, Begini Cara YouTuber Meraup Pendapatan Besar

Proses skimming dilakukan menggunakan alat skimming atau biasa disebut skimmer yang ditempelkan pada slot kartu di mesin ATM.

Skimmer biasa dibuat menyerupai bentuk mulut slot kartu ATM, sehingga sekilas terlihat sama. Saat kartu dimasukan ke ATM dan melalui skimmer yang ditempelkan tersebut, maka skimmer akan merekam informasi dari kartu tersebut.

Selanjutnya, spy camera yang diletakkan pelaku secara tersembunyi akan merekam saat kamu memasukkan PIN-mu di keyboard mesin ATM.

Selain melalui mesin ATM, skimming pun bisa dilakukan melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) yang terdapat di kasir toko perbelanjaan.

Alat Keylogger (obengplus.com)

Berikut cara untuk menghindari kejahatan skimming ATM yang perlu Anda perhatikan:

Ganti kartu kamu menjadi kartu berbasis chip. Modus skimming mengambil data dari strip magnetik kartu. Dengan menggunakan kartu berbasis chip, maka akan lebih terlindungi dari modus skimming. Sebab, data yang berada dalam chip terenkripsi sehingga tidak dapat dibaca saat kartu melalui skimmer.

Baca Juga  Tanda Akun Facebook Dibajak Orang dan Solusinya

1.Selalu periksa mesin ATM/EDC sebelum melakukan transaksi, pastikan tidak ada kejanggalan pada mesin ATM secara fisik, seperti kabel terlepas atau hal lain yang berbeda. Selain itu, pastikan tidak ada benda asing di bagian mulut ATM.

2.Pastikan melakukan transaksi di mesin ATM yang terang dan memiliki pengawasan seperti mesin CCTV

3.Jangan memberikan data atau informasi kartu kamu kepada orang lain atau pihak yang tidak jelas.

4.Memeriksa lembar slip transaksi, memperhatikan aktivitas rekening melalui ATM atau iBanking dan mencocokkan dengan slip transaksi untuk memastikan bahwa transaksi yang tercetak di lembar laporan rekening terpadu atau consolidated statement sesuai dengan transaksi yang kamu lakukan. Segera melaporkan kepada bank apabila terdapat perbedaan atau kesalahan.

Baca Juga  Ini Tanda-tanda WhatsApp Kamu Disadap

4.Jangan pernah menandatangani slip transaksi yang kosong

5.Menandatangani bagian belakang kartu kamu, jika tidak terdapat nomor kartu. Tepatnya adalah di panel tanda tangan pemegang kartu yang diotorisasi (authorized signature) yang berada dibawah pita magnetik.

6.Saat memilih nomor PIN, hindari nomor-nomor atau huruf yang mudah ditebak. Jangan gunakan inisial, tanggal lahir, nomor telepon atau kombinasinya ya, Sobat Sikapi

7.Hapal nomor PIN yang kamu miliki dan saat akan menekan nomor PIN, baik di ATM maupun di mesin EDC, pastikan kamu menutupi tombolnya, sehingga tidak bisa dilihat oleh orang lain.

8.Ubahlah PIN kartu secara berkala

Source: Dikutip dari berbagai sumber

Berikan Komentar Anda
  • Share