
“Dan Alhamdulillah, update minggu lalu harga-harga di Kabupaten Gresik tidak dalam kategori inflasi,” terang wabup.
Dalam kegiatan ini, komoditas yang disediakan untuk masyarakat beragam dari beras hingga minyak goreng. Di antaranya adalah beras medium dengan jumlah pasokan 1.830 Kg, Bawang Merah dengan pasokan 25 Kg, Bawang Putih dengan pasokan 15 Kg, Cabai Merah dengan pasokan 10 Kg, Cabai Rawit dengan pasokan 25 Kg, Telur Ayam dengan pasokan 100 Kg, Minyak Goreng dengan pasokan 600 liter, Gula Pasir dengan pasokan 300 Kg, dan aneka olahan pangan dengan jumlah pasokan 100 Kg.
Sebagai informasi, Gerakan Pangan Murah ini diadakan serentak se-Indonesia, di 290 tempat dan melibatkan 34 dinas yang menangani urusan pangan di provinsi dan 256 dinas yang menangani urusan pangan di tingkat kabupaten/kota.
Kegiatan ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan yakni pemerintah (pusat maupun daerah) perlu melakukan pengendalian harga, khususnya terhadap pangan tertentu yang bersifat pokok.




