Formasi Batu Misterius Al Naslaa, yang Terbelah Sempurna

Banyak orang yang berspekulasi bahwa batu Al Naslaa telah dipotong menjadi dua buah oleh teknologi asing atau alien. Benarkah? (Saudi Archaeology)

Banyak orang yang berspekulasi bahwa batu Al Naslaa telah dipotong menjadi dua buah oleh teknologi asing atau alien. Benarkah?

Bahkan sebelum formasi ini berkembang menjadi bentuk menakjubkan yang mereka tempati saat ini, Oasis Tayma dulunya ditempati oleh semua orang mulai dari bangsawan Babilonia hingga pedagang sehari-hari. Mereka berinteraksi dengan bentang alam melalui berbagai cara, termasuk menulis dan menggambar di bebatuan.

Selama bertahun-tahun, para sejarawan telah mencoba memahami fitur-fitur yang membedakan Al Naslaa dari ribuan formasi batu pasir serupa di oasis Arab Saudi. Selain belahannya, satu hal yang unik dari Al Naslaa adalah kehalusan bagian depan batu, meskipun bentuknya bulat atau bergerigi di kedua sisinya. Jika Anda melihat batu itu dari samping dan bukan dari depan, permukaan halus yang menyembunyikan retakan terkenal itu mungkin membuatnya tampak seolah-olah seseorang mengampelas bagian depan formasi ke bawah.

Baca Juga  Kenapa Penyintas COVID-19 Harus Divaksin Usai 3 Bulan?

Banyak sekali teori-teori yang bermunculan terkait dengan belahan sempurna dari batu ini. Para arkeolog yakin bahwa patahan vertikal yang hampir sempurna itu sebagai fenomena alam, tetapi tidak sepenuhnya mereka yakin bagaimana hal itu terjadi.

Kebanyakan ahli geologi juga percaya bahwa belahannya yang halus itu memiliki penyebab alami, yaitu gerakan tektonik. Bumi hanya bergeser sedikit, tetapi cukup untuk menyebabkan batu itu retak menjadi dua. Namun, ada ilmuwan lain yang percaya bahwa perpecahan itu benar-benar garis patahan, karena material di sekitar patahan biasanya cenderung lebih lemah dan lebih mudah terkikis.

Dilansir dari Science101, Hashem Al-Ghaili seorang komunikator sains Yaman, mengatakan, “Formasi batuan ini disebut Al Naslaa. Celah seragam antara dua batu berdiri dan permukaan datar benar-benar alami. Kemungkinan besar tanahnya bergeser sedikit di bawah salah satu dari dua penyangga dan batu pun terbelah. Bisa jadi dari tanggul vulkanik dari beberapa mineral yang lebih lemah yang mengeras di sana sebelum semuanya digali.”

Baca Juga  Menurut Riset, Penyebar Hoax Biasanya Berpendidikan dan Berpenghasilan Rendah

Meskipun banyak teori-teori masuk akal yang beredar di kalangan para ahli, namun ada juga beberapa orang yang berspekulasi bahwa batu tersebut adalah hasil karya peradaban kuno yang maju atau alien.