
Gresspedia – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik menggelar acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022 di Jalan Pahlawan Gresik, dengan mengusung tema ‘Speed Up Never Let Up’.
Acara diawali pembukaan Virtual Daring yang dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan obat terlarang merupakan ancaman yang sangat serius karena melumpuhkan energi positif bangsa dan mengancam masa depan anak bangsa.
“Seluruh komponen bangsa harus bergerak melindungi generasi bangsa dari jaringan pengedar narkoba. Selain itu perlu adanya edukasi atas dampak kesehatan dan implikasi hukum selain melakukan pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi.” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada puncak acara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2022.
Kepala BNN Kabupaten Gresik AKBP Supriyanto mengajak seluruh elemen masyarakat dan seluruh para relawan untuk merenungi tentang HANI tahun ini. (27/06/2022).
Mari bersama komitmen, menguatkan tekat, dan kerja sama melakukan upaya membebaskan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Dan juga kami juga berterima kasih kepada Bupati Gresik yang telah memberikan fasilitas tempat untuk BNNK Gresik bekerja, dengan kantor baru ini kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberantas penyalahgunaan narkotika di Kabupaten tercinta ini.” pungkasnya.
Perlu diketahui Hari Internasional Menentang Penyalahgunaan Obat-obatan dan Perdagangan Gelap, atau Hari Anti Narkotika Internasional adalah sebuah hari internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa menentang penyalahgunaan obat-obatan dan perdagangan obat-obatan ilegal.
Hari tersebut diadakan setiap tahun pada 26 Juni, sejak 1989. Tanggal 26 Juni memperingati peniadaan perdagangan candu oleh Lin Zexu di Humen, Guangdong, yang diakhiri pada 25 Juni 1839,tepat sebelum Perang Candu Pertama di Tiongkok. Perayaan tersebut ditentukan oleh Resolusi Majelis Umum 42/112 pada 7 Desember 1987.




