MTQ ke-32 Tingkat Kab Gresik 2026, Resmi Dimulai, Gus Yani Ingin Generasi Qur’ani Gresik, Mempertahankan Prestasi

MTQ ke-32 Tingkat Kab Gresik 2026, Resmi Dimulai, Gus Yani Ingin Generasi Qur'ani Gresik, Mempertahankan Prestasi
Bupati Gresik memukul beduk tanda MTQ ke 32 tingkat Kabupaten Gresik, yang digelar di halaman Masjid KH Robach Maksum, Islamic Center Balongpanggang resmi dibuka, Jum’at (17/04/26) (foto : Miftahul Arif)

Gresik, (Gresspedia), — Pemerintah Kabupaten Gresik, kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 tingkat Kabupaten Gresik.

MTQ ke 32 ini dibuka langsung oleh Bupati Gresik, Haji Fandi Akhmad Yani, yang didampingi Wakil Bupati Gresik Dr Asluchul Alif,pada Jumat (17/4/2026) di Masjid KH Robach Maksum, Islamic Center Balongpanggang.

Kabupaten Gresik, merupakan Juara umum MTQ ke 31 Tingkat Jawa Timur, yang diselenggarakan di Jember 2025 lalu.

Ajang MTQ ke 32 tingkat Kabupaten Gresik ini, sebagai wadah atau sarana membuka jalan sebagai generasi qurani qori qoriah bersuara emas untuk mengharumkan nama daerah, dengan asa menembus jalur Nasional, bahkan Internasional yang menjadi dambaan insan qori qoriah di Nusantara.

MTQ ke 32 akan berlangsung selama tiga hari di mulai Jum’at hingga Minggu (19/4/2026), yang diselenggarakan terpusat di halaman Masjid KH Robach Maksum, Islamic Center Balongpanggang.

Baca Juga  Polres Gresik Wujudkan Rekrutmen BETAH, Gandeng Lintas Instansi dalam MoU Penerimaan Polri 2026

MTQ ke-32 ini diikuti oleh peserta dari 18 kecamatan dengan total sekitar 545 peserta, didukung oleh 90 orang official dan 90 pembina. Secara keseluruhan, jumlah yang terlibat mencapai 725 orang. Selain itu, terdapat 110 orang dewan hakim dan panitera yang bertugas dalam pelaksanaan lomba.

Menariknya, sebelum dibuka, seluruh kafilah maupun peserta dikirab terlebih dahulu jalan kaki sejauh satu kilometer dari alun-alun Desa Wates menuju panggung utama, halaman Masjid KH Robach Maksum.

Bupati Gresik saat menunjukkan prestasi qori' qoriah kab Gresik menjadi juara umum tingkat Jawa Timur di Jember pada 2025 lalu
Bupati Gresik saat menunjukkan prestasi qori’ qoriah kab Gresik menjadi juara umum tingkat Jawa Timur di Jember pada 2025 lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang ukhuwah Islamiyyah dan perlombaan semata, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Kapolres Gresik Hadiri Darul Ihsan Bersholawat dan Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

“MTQ ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wahana untuk membentuk generasi Qur’ani yang mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi seluruh peserta dan kafilah dari 18 kecamatan yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mendorong para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjaga sportivitas selama perlombaan berlangsung.

Selain itu, Bupati turut menyinggung prestasi Kabupaten Gresik yang berhasil meraih juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 di Jember. Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada ajang berikutnya.

“Semoga prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan, bahkan kita bisa kembali menjadi juara di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Kapolres Gresik Imbau Kamtibmas

Sementara itu, Sekda Gresik Ir Achmad Washil Miftahul Rachman, panitia pelaksana MTQ ke 32 Pemkab Gresik, mengatakan
Cabang yang dilombakan MTQ kali ini meliputi tujuh kategori, di antaranya cabang tilawah Al-Qur’an dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

“Pelaksanaan MTQ ke-32 ini didasarkan pada beberapa regulasi, di antaranya Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 14 Tahun 2025 tentang APBD Tahun 2026, Peraturan Bupati Gresik Nomor 14 Tahun 2025 tentang penjabaran APBD, serta Keputusan Bupati Gresik Nomor 451/ 263/ 403.14/ 2012 tentang pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Gresik, ” jelasnya.

Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadi wahana dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Mif)