Jalan Penghubung Cerme dan Kebomas Gresik Rusak, Seusai Hujan

Jalan Penghubung Cerme dan Kebomas Gresik Rusak, Seusai Hujan
Jalan Penghubung Cerme dan Kebomas Gresik Rusak, Seusai Hujan

Gresik – Jalan penghubung antar Kecamatan Cerme dengan Kecamatan Kebomas di Kabupaten Gresik sangat memprihatinkan. Jika selesai hujan, jalan tersebut berlumpur, Jumat (17/12/2021).

Warga berharap segera diperbaiki, tapi Pemkab Gresik baru menganggarkan pada tahun 2022.

Diketahui, saat ini jalan tersebut masih terlihat tanah liat bercampur pasir. Dampaknya, jika hujan, jalan becek, bergelombang dan berlumpur.

Dari kerusakan jalan tersebut, warga berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki, sehingga bisa dilintasi kendaraan dengan lancar.

Selama ini, jalan tersebut juga digunakan menuju Kota Surabaya, sebab tembus ke Jalan Mayjen Sungkono Gresik.

“Kalau bisa pemerintah segera memperbaiki, sebab ini jalan Kabupaten, sehingga bisa untuk mempercepat akses ke Kota Surabaya dan sebaliknya,” kata Pak Di, warga Banjarsari yang melintas di Jalan tersebut.

Baca Juga  Mitos atau Fakta, Reservoir Wiper Tidak Boleh Diisi Air Keran?

Di lokasi jalan tersebut terlihat bergelombang-gelombang dan digenangi air, sehingga sangat membahayakan pengendara motor yang melintas di jalan tersebut.

Saat ini jalan tersebut masih dilintasi masyarakat dan saat hujan terlihat becek.

Warga nekat melintas di jalan tersebut karena jalan ke tambak, pabrik dan sebagai akses ke arah Kota Surabaya.

Warga menilai, kerusakan jalan tersebut setelah ada proyek penanaman pipa gas.

Namun, kurang diperbaiki secara maksimal.

“Pemadatan setelah ada proyek pipa gas kurang keras. Pasirnya juga kurang tebal. Sehingga, ketika musim hujan tanahnya keluar lagi Akibatnya, jalan berlumpur dan bergelombang digenangi air,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Achmad Hadi, mengatakan, untuk perbulan jalan Desa Banjarsari ke Desa Kedanyang sudah diajukan, termasuk pembangunan jembatan.

Baca Juga  5 Hoax Kesehatan yang Paling Bikin Heboh Sepanjang 2019

Namun, karena terkena refocusing anggaran untuk penanganan covid-19, sehingga perbaikan jalan ditunda.

“Untuk tahun depan Tahun 2022 yang sudah pasti akan dilaksanakan pembangunan yaitu jembatannya. Sedangkan untuk jalan yang diestimasi  membutuhkan anggaran total Rp 10 Miliar  sedang diajukan,” kata Achmad Hadi.

Sumber: