Mantan Suami Jual Mobil Hasil Gono Gini, Mantan Istri Laporkan Dugaan Penggelapan Mobil ke Polisi

  • Share

Gresik – Warga Jalan Tarakan Gresik, Umi Kulsum (44), melaporkan mantan suaminya AH (43), ke Polres Gresik.

Pelaporan ini dilakukan atas dugaan penjualan barang sengketa gono gini berupa mobil Mitsubishi Pajero, Kamis (1/7/2021).

Diharapkan, barang sengketa tersebut tidak dijual.

Atas perkara harta bersama dari perceraian tersebut, Umi Kulsum, mengatakan, unit mobil Pajero Nopol W 500 GA sudah dijual oleh AH dengan alasan untuk membayar utang proyek.

Padahal, mobil tersebut merupakan harta gono gini yang belum selesai proses hukumnya.

Proyek yang dikerjakan tidak kekurangan modal.

“Kasus penggelapan satu unit mobil Pajero, Nopol 500 GA, telah saya laporkan ke Polres Gresik. Sebab, mobil tersebut benar harta bersama yang diperoleh di masa pernikan bersama. Namun, mobil tersebut telah dijual sepihak,” kata Umi Kulsum.

Baca Juga  Polres Gresik Ungkap Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan di Kabupaten Gresik

Dari penjualan sepihak tersebut, AH dilaporkan atas dugaan penggelapan barang gono gini, sebab perceraian sudah berlangsung pada Desember 2019.

Sampai saat ini masih proses hukum.

“Bukti lapor pidana dugaan penggelapan sudah dilakukan pada 14 Januari 2021 di Polda Jatim dan dilimpahkan ke Polres Gresik. Tapi sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari penegak hukum. Padahal, kepada penyidik saya telah melampirkan data pembeli mobil yaitu warga Lamongan pada 15 Januari 2021,” imbuhnya.

Lebih lanjut Umi Kulsum merasa heran dengan laporan ke kepolisian, sebab mobil yang dilaporkan tidak segera diamankan sebagai barang bukti.

“Saya heran, kenapa barang bukti mobil tidak disita. Padahal, itu sebagai barang bukti. Saya kawatir barang tersebut akan hilang,” ungkapnya.

Baca Juga  Gresik Jadi Daerah Perdana Pencanangan Imunisasi PCV 2021

Atas laporan dugaan penggelapan tersebut, Umi Kuls berharap agar penyidik Polres Gresik untuk membantu menyelesaikan permasalahan ini

Sebab, barang tersebut sangat berarti bagi perempuan dan anak-anak.

“Saya berharap penyidik Kepolisian bisa membantu menyelesaikan secara cepat, sehingga bisa membimbing anak-anak dengan tenang,” katanya.

Sumber: Tribunnews

Berikan Komentar Anda
  • Share