Masih Suka Simpan Minyak Goreng di Wadah Kaleng? Hindari dari Sekarang

Apakah minyak goreng di rumahmu disimpan dalam wadah kaleng? Kalau iya, kita harus berhati-hati mulai sekarang.

Minyak goreng adalah salah satu bahan untuk memasak yang paling sering digunakan dan selalu tersedia di rumah.

Seperti namanya, minyak ini kita manfaatkan untuk menggoreng. Namun, bisa juga kita gunakan sedikit untuk menumis atau sebagai pelumas adonan.

Karena penggunaannya yang tak langsung habis, biasanya kita menyimpan minyak goreng dalam wadah.

Wadah minyak bisa berbahan plastik, kaca, atau bahkan kaleng.

Yap, bahan kaleng banyak digunakan untuk menyimpan minyak karena dianggap lebih awet. Selain itu, kaleng puntahan terhadap suhu panas.

Namun, siapa sangka kalau menyimpan minyak dalam kaleng justru tidak baik, lo. Kenapa? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Baca Juga  5 Jenis Sayuran yang Dapat Ditanam di Halaman Rumah dengan Mudah

Minyak Goreng Bisa Rusak di Wadah Kaleng

Minyak goreng memang terkenal jadi bahan yang mudah rusak. Salah satu bentuk kerusakannya adalah munculnya bau tengik.

Bau ini membuat minyak tak bisa lagi digunakan karena bisa merusak cita rasa makanan.

Nah, ternyata salah satu penyebab minyak berbau tengik adalah tempat penyimpanannya, lo.

Minyak goreng sebaiknya jangan bersentuhan dengan bahan logam atau kaleng.

Logam kaleng akan bereaksi dengan minyak goreng dan mempercepat minyak jadi berbau tengik. Hal ini tentunya membuat kita tak ingin memakainya lagi.