Puluhan Korban Pencari Kerja Datangi Mapolres Gresik

Puluhan Korban Pencari Kerja Datangi Mapolres Gresik

Gresik – Puluhan korban pencari kerja ramai-ramai mendatangi Mapolres Gresik, Selasa (22/6/2021). Kedatangan para pencari kerja itu, melaporkan dugaan penipuan PT Approg Jaya di sejumlah perusahaan ternama di Gresik.

Korban yang berasal dari berbagai daerah itu merasa ditipu dengan diberikan harapan palsu oleh perusahaan penyedia tenaga kerja. Ironisnya lagi, para korban ini telah mengeluarkan biaya untuk pelatihan dan cek laboratorium kesehatan.

Salah satu korban, Pinansyah Dafa (22) asal Semampir, Surabaya menuturkan, dirinya sempat tergiur dengan iming-iming gaji yang ditawarkan dengan berbekal pengalaman sebagai security.

“Saat itu saya sudah bekerja, lalu saya ditelepon seorang teman untuk menawarkan pekerjaan di perusahaan ternama di Gresik melalui PT Approg Jaya dengan gaji kisaran Rp 7 juta perbulan. Untuk bisa masuk harus mengikuti pelatihan security tapi kenyataan belum ada panggilan,” tuturnya.

Baca Juga  Abdul Qodir Resmi Jabat Ketua DPRD Gresik Yang Baru

Ia menjelaskan total biaya yang telah dikeluarkan mencapai Rp 6 juta. Biaya itu untuk memenuhi pembayaran pelatihan senilai Rp 5 juta, dan cek up kesehatan senilai Rp 1 juta. “Biaya itu semua beluk termasuk hotel waktu pelatihan selama dua minggu, semuanya ditanggung sendiri,” paparnya.

Suasana bersitegang mewarnai para pekerja saat pihak PT. Approg Jaya didampingi kuasa hukum keluar dari kantor Mapolres Gresik usai melakukan audiensi. Saat di konfrimasi di Polres Gresik Kuasa hukum PT Approg Jaya Wagiman Somodimedjo menjelaskan bahwa saat ini masih ada sertifikat pelatihan yang belum diberikan kepada para pencari kerja.

Adapun soal ganti rugi akan ditentukan dalam mediasi selanjutnya di minggu depan. “Terkait sertifikat memang ada yang belum kami serahkan, dalam waktu dekat akan kita urus, terkait permintaan uang mereka kan sudah mendapatkan pelatihan, untuk kepastiannya seperti apa kita tunggu media minggu depan,” katanya.

Baca Juga  Coba Kelabui Petugas Tapi Ketahuan , Begini Tingkah Para Pelanggar Aturan PPKM Darurat di Gresik

Sementara itu Kuasa hukum korban, Abdullah Syafii menuturkan kedatangannya bersama para korban adalah meminta pertanggungjawaban PT Approg Jaya untuk mengembalikan seluruh biaya yang dibayarkan oleh para korban.

“Dari hasil mediasi kami meminta PT. Approg Jaya bertanggung jawab dengan mengembalikan seluruh biaya yang dibayarkan para korban, jika ditotal seluruhnya Rp 150 juta,” pungkasnya.

Kanit Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Joko Suprianto menyatakan terkait dengan kejadian ini pihaknya hanya sebagai mediator antara para pekerja dan PT. Approg Jaya. “Kami hanya menyediakan mediasi kedua belah pihak,” tandasnya.

Sumber: Beritajatim.com

Berikan Komentar Anda
error: Content is protected !!