
Senada Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani juga mendukung yang disampaikan wabup Gresik. Dia menambahkan tentang kebijakan menunda kehamilan akan disampaikan kepada TP PKK yang ada dibawahnya.
“Untuk menunda kehamilan ini, para ibu harus ber KB dengan alat kontrasepsi sesuai pilihannya. Dinas KB PP dan PA siap mendukung berbagai Alat kontrasepsi melalui seluruh fasilitas kesehatan yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Gresik” katanya.
Tentang kegiatan bagi-bagi Alkon ini, Kepala Dinas KB PP dan PA Syaifuddin Ghozali mengatakan bahwa pihaknya menyadari di era pandemi ini bahwa angka kehamilan masih tinggi.
“Kehamilan merupakan suatu komorbit yang sangat beresiko tinggi. Dari data yang ada pada kami sejak Januari 2021 sampai saat ini ada seribu lebih kehamilan, 40 diantaranya terpapar covid. Pada puncaknya kemarin selama 2 bulan ada 30 yang terpapar” katanya.
Kami terpanggil untuk memotivasi masyarakat melalui kegiatan bagi-bagi alat kontrasepsi. Selain kondom, kami juga telah mengalokasikan beberapa alat kontrasepsi yang lain melalui 55 faskes yang ada di Gresik yaitu Suntik, implant, pil. Selanjutnya akan kami tambah alokasinya.




