Dapat Voucher Belanja Rp. 200 Ribu Bila Masuk Isoter RSL Gejos Gresik

Kabar baik bagi masyarakat Gresik karena dari data Dinas Kesehatan Gresik, Tingkat hunian rumah sakit (Base Ocupancy rate/BOR) rujukan covid sebesar 16,27% atau hanya 88 orang. Jumlah pasien covid aktif di Gresik sudah sangat menurun yakni hanya tinggal 490 orang dan 402 pasien masih melaksanakan isoman.

Atas penurunan ini, Bupati yang biasa disapa Gus Yani ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Tapi dia tetap mengingatkan agar kita semua aparat Pemerintah tidak boleh lengah dan tetap melaksnakan pengetatan protocol kesehatan.

“Kami mengumpulkan para Kades/Lurah, Tiga pilar di Kecamatan secara mendadak hanya untuk sebuah komitmen bersama untuk pelaksanaan isoter ini secepatnya. Kalau Pemerintah desa tidak mau membantu kami akan kesulitan melaksanakan ini. Bila tidak mau isoter pakai mobil ambulan bisa dengan mobil siaga. Silahkan tinggal telepon ke Posko” harap Gus Yani Bupati.

Baca Juga  Pak Bhabin Polsek Benjeng Berbagi Sembako

Penekanan seperti yang disampaikan Bupati ini juga disampaikan oleh Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.

“Sesuai perintah dan target sampai hari Jum’at, kami ditugaskan untuk sesegera mungkin membawa pasien isoman ke RSL Gejos. Perintah ini tegas bahwa apabila kami tidak bisa melakukan isoter, kami disanksi diharuskan menjaga pasien isoman 24 jam. Tentu kami akan perintahkan Danramil dan Babinsa saya untuk menjaga. Tolong para Danramil hal itu harus segera dilaksanakan” ujar Taufik Ismail Dandim.

Perintah yang sama disampaikan Kapolres ke anak buahnya yang juga diundang pada rakor kali ini. Bahkan dihadapan Bupati dan anggota Forkopimda yang lain, Arief Fitrianto meminta Kades untuk melakukan pengadaan alat rapid test antigen dari dana desa.

Baca Juga  Tiga Tersangka Pelaku Curanmor Diringkus Polsek Duduksampeyan Gresik

“Alat rapid test ini penting untuk membantu mendukung pelaksanaan tracing di desa, sebagai antisipasi kekosongan alat pada Dinkes maupun Puskesmas” tandas Kapolres.

Terkait penurunan pasien covid di Gresik, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan agar masyarakat tetap melaksanakan protocol kesehatan yang ketat. Senada, Ketua DPRD Gresik M. Abdul Qodir berharap agar masyarakat Gresik jangan sampai lengah, mengingat covid masih ada di sekitar kita. Kades harus tetap berkampanye untuk melakukan gerakan hidup sehat dan selalu mengingatkan Prokes.