Dua Pemuda Lulusan SMP Asal Driyorejo di Bekuk Petugas Saat Transaksi Narkoba

Dua Pemuda Lulusan SMP Asal Driyorejo di Bekuk Petugas Saat Transaksi Narkoba

Gresik – Wilayah pinggiran nampaknya masih menjadi wilayah yang rawan peredaran narkoba.

Kali ini 2 orang pemuda di ringkus anggota Satreskoba Polres Gresik, kedua nya yaitu Muhammad Ajey Rafiola Ali Bisri (22) asal Mulung, Kecamatan Driyorejo serta Achmat Hadi Widodo (25) warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Keduanya di tangkap saat melakukan transaksi dan kedapatan menguasai 8,71 gram sabu-sabu.

Penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Ajey diringkus polisi saat berada di depan balai RW Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Selasa (12/4) kemarin. Tersangka pun tidak berkutik.

Dari penggeledahan, polisi menemukan dua poket sabu-sabu terbungkus tisu dan di lakban coklat yang disembunyikan di dalam saku jaket tersangka Ajey. Dua poket serbuk setan itu masing-masing memiliki berat 6,38 gram dan 2,33 gram.

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Pemkab Gresik Fasilitasi Penjemputan Para Santri

“Total ada 8,71 gram sabu-sabu yang kami amankan sebagai barang bukti. Termasuk satu unit motor dan satu buah HP yang dipakai untuk transaksi.ujar Kasat Reskoba Polres Gresik Ajun Komisaris Irwan Tjatur Pambudi.

Di hadapan penyidik, dua pemuda yang bekerja serabutan itu mengakui semua perbuatannya. Bisnis haram jualan sabu – sabu sudah dilakoni hampir setahun terakhir. Barang terlarang itu dijual dalam kemasan paket hemat mulai harga Rp 100 – Rp 500 ribu.

“Tersangka berdalih alasan ekonomi, untuk menambah penghasilan. Sabu – sabu itu diedarkan ke sejumlah konsumen di wilayah selatan Gresik. Baik kepada pekerja, pemuda dan lainnya. Sekarang kedua tersangka sudah kami tahan,” tutup nya.

Berikan Komentar Anda