Hampir Sepekan Banjir Malaysia 68 Ribu Orang Terdampak

Hampir Sepekan Banjir Malaysia 68 Ribu Orang Terdampak
Setidaknya 37 orang meninggal dunia dan 68 ribu lainnya terkena dampak banjir yang sudah menerjang Malaysia sejak pekan lalu hingga hari ini, Kamis (23/12). (AP/Vincent Thian)

Internasional – Setidaknya 37 orang meninggal dunia dan 68 ribu lainnya terkena dampak banjir yang sudah menerjang Malaysia sejak pekan lalu hingga hari ini, Kamis (23/12).

“Dalam 24 jam belakangan, ada lima laporan kematian dan empat orang hilang,” ujar Acryl, seperti dikutip Free Malaysia Today.

Dengan tambahan tersebut, total 37 orang meninggal akibat banjir, sementara 10 penduduk lainnya juga masih hilang setelah bencana tersebut.

“Hingga saat ini, ada 68.341 korban banjir dari 18.080 keluarga di seluruh negara,” tutur Acryl.

FOTO: Lumur Lumpur akibat Banjir Kuala Lumpur

Sejumlah pakar menyebut banjir ini terjadi karena hujan lebat akibat perubahan iklim. Namun, beberapa pihak lain menganggap banjir ini terjadi karena sistem drainase buruk dan koordinasi antar-lembaga yang payah.

Baca Juga  Cegah Corona, Saudi Larang Masuk Pendatang dari Indonesia

Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob sendiri mengakui kekurangan dalam sistem koordinasi penanganan banjir yang melanda Negeri Jiran.

“Saya tak menyangkal [kekurangan] itu dan akan memperbaikinya di kemudian hari. Tanggung jawab bukan hanya di tangan pemerintah, tapi juga negara bagian dan para petugas di garda depan,” ujar Ismail, sebagaimana dilansir The Straits Times.

Ia kemudian berkata, “Badan Manajemen Bencana Nasional (NADMA) hanya bisa mengoordinasikan. Jika itu dinilai sebagai kelemahan koordinasi, saya tak bisa membela siapa pun dalam situasi ini. Bagi saya, semua orang harus bertanggung jawab.”

Sumber: CNN INDONESIA

Berikan Komentar Anda