Menteri Brexit Inggris Stephen Barclay menjelaskan, dia telah menandatangani legislasi yang akan menjadi langkah pencabutan Undang-Undang Komunitas Eropa 1972 yang membuat Inggris menjadi anggota UE. Meski langkah ini hanya bersifat prosedural, sesuai dengan UU yang telah disetujui sebelumnya, Barclay menjelaskan, “Ini sinyal jelas pada rakyat negara ini bahwa tidak ada langkah mundur (dari Brexit).”
Lebih dari 100 anggota parlemen telah menulis pada Johnson agar menggelar sidang darurat parlemen untuk membahas situasi saat ini. “Kita menghadapi darurat nasional dan parlemen harus bertemu lagi pada Agustus dan duduk secara permanen hingga 31 Oktober sehingga suara rakyat dapat didengar dan ada pengawasan lebih baik pada pemerintahan kita,” ungkap surat yang dibuat oleh para anggota parlemen Inggris tersebut.
Johnson pekan ini mengatakan pada Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel bahwa Parlemen Westminster tak dapat menghentikan Brexit dan kesepakatan baru harus dibuat jika Inggris hendak menghindari keluar UE tanpa kesepakatan. PM Johnson terus mendapat tekanan dari para politisi untuk mencegah kekacauan saat Brexit.
Pemimpin oposisi Jeremy Corbyn bertekad pekan ini untuk menggulingkan pemerintahan Johnson pada awal September demi menunda Brexit. Meski demikian, tidak jelas apakah para anggota parlemen bersatu atau dapat menggunakan parlemen Inggris untuk mencegah Brexit tanpa kesepakatan yang akan menjadi langkah paling penting Inggris sejak Perang Dunia II.
Para penentang Brexit tanpa kesepakatan menyatakan, Inggris akan mengalami bencana jika terjadi Brexit tanpa kesepakatan. Menurut mereka, Brexit tanpa kesepakatan akan merusak pertumbuhan ekonomi global, mengguncang pasar keuangan, dan melemahkan klaim , sebagai pusat keuangan dunia.
Para pendukung Brexit menyatakan kemungkinan gangguan jangka pendek dari Brexit tanpa kesepakatan, tapi ekonomi akan pulih setelah keluar dari dampak integrasi yang membuat UE kalah di belakang China dan Amerika Serikat (AS). Awal bulan ini PM Johnson mempercepat pendanaan untuk layanan kesehatan publik dengan dana USD2,19 miliar untuk memperbaiki 20 rumah sakit.




