Janda Cantik di Gresik Jualan Sabu buat Hidupi Anak dan 2 Adiknya

  • Bagikan
Janda Cantik di Gresik Jualan Sabu buat Hidupi Anak dan 2 Adiknya

Gresik – Apa yang dilakukan Dewi Kartika Sari tidak patut ditiru. Wanita cantik berusia 28 tahun tersebut, kedapatan membawa sabu seberat 0,30 gram. Ibu muda dengan satu anak ini ditangkap anggota Polsek Bungah, Polres Gresik.

Kepada petugas, Dewi mengaku terpaksa menjual sabu karena frustasi ditinggal mati suaminya. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat, tentang adanya transaksi narkoba di gubuk tambak Desa Golokaan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Saat petugas melakukan pengintaian, informasi tersebut ternyata benar adanya. Petugas langsung bergerak melakukan penggerebekan terhadap tersangka. Usai digerebek tersangka tak dapat berkutik, karena petugas menemukan sabu miliknya.

Saat petugas melakukan pengintaian, informasi tersebut ternyata benar adanya. Petugas langsung bergerak melakukan penggerebekan terhadap tersangka. Usai digerebek tersangka tak dapat berkutik, karena petugas menemukan sabu miliknya.

Baca Juga  Begini Tahapan Penyaluran Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud

Seketika itu, perempuan yang belum genap 40 hari ditinggal mati suaminya tersebut, digelandang ke Polsek Bungah untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Polisi menjerat tersangka dengan pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 UU No. 35/2009 tentang narkotika.

Kapolsek Bungah, AKP Sujiran membenarkan jika anggotanya telah menangkap seorang perempuan warga Kabupaten Lamongan.

Pelaku ditangkap saat anggotanya melaksanakan patroli kring serse di sepanjang Jalan Raya Bungah-Sidayu. “Pelaku kita tangkap di gubuk tambak. Saat digeledah didapati satu klip sabu yang dibungkus tisu,” ungkapnya, Kamis (9/9/2021).

Sujiran menyebut, alasan perempuan satu anak ini menjual sabu karena frustasi telah ditinggal mati oleh suaminya. Kendati demikian, tindakan itu tidak dapat dibenarkan. “Saat dimintai keterangan, tersangka mengaku mempunyai beban usai ditinggal suami. Kini dirinya menjadi tulang punggung keluarga, karena harus menghidupi dua adiknya dan satu anak,” pungkasnya.

Baca Juga  Giat Baksos Dapur Umum Dalam Rangka Pencegahan Covid19 Di Ujungpangkah

Sumber: Sindonews.com

Berikan Komentar Anda
  • Bagikan