
Dalam proses pemberkasan tersebut ada beberapa dokumen sebagai persyaratan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang harus dipenuhi, fotocopy KTP, fotocopy KK, surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah, bukti perolehan kepemilikan tanah, SPPT PBB.
Jika ada persyatan yang belum lengkap maka pemohon diminta untuk segera melengkapi persyaratan tersebut agar proses pemberkasan dapat segera diselesaikan.
“Dengan kedisiplinan KKN UMG gel, 3 yang sangat baik, sehingga dapat membantu pelaksanaan program PTSL 2021 di Desa Sukorejo, mensosialisasi warga untuk mengikuti program PTSL 2021 dengan penuh keramahan dan kesopanan serta attitude dalam penyampaian membuat banyak warga yang mengikuti program PTSL tersebut.
Dalam pelaksanaan kegiatan KKN UMG sesuai dengan arahan dan himbauan yang diberikan oleh pemerintah desa dan petugas BPN. Semoga ilmu yang di dapat dari KKN di Desa Sukorejo, dapat bergina bagi masing-masing individu anggota KKN UMG gel. 3”, ujar Fatchan sekertaris Desa Sukorejo.
Kepala Desa Indrodelik mengaku sangat terbantu dengan adanya KKN ini “kehadiran KKN mahasiswa dari UMG sangat membantu meringankan waktu dan tenanga, dimana ikut dalam menyukseskan program PTSL di desa kami”, ujar Suwarno Kepala Desa Indrodelik
Di Desa Sungonlegowo dibuka pendaftaram sejak tanggal 1 Agustus 2021.
Kemudian, per tanggal 03 September 2021, terhitung sebanyak 569 pendaftar dengan target sebanyak 569 pula sehingga target terpenuhi dengan prosentasi 100%.
Selama KKN berlangsung di Desa Sukorejo mahasiswa menyadari bahwa terdapat beberapa kendala saat pelaksanaan PTSL, yaitu kendala dalam pengukuran dimana ukuran tanah tidak muncul di satelit dan pemecahan hak waris karena tidak mau dipecah dan masih nama nenek, orangtua yang sudah meninggal.
Kendala yang dihadapi mahasiswa di Desa Sungonlegowo adalah pada saat pelaksanaan program PTSL yaitu tim pembagian petok tanah kurang memahami letak bidang tanah dan rumah-rumah warga, serta kendala pengelolah data seperti kurang lengkap data diri yang masyarakat kumpulkan sehingga target data cukup lama terpenuhi.
Sedangkan mahasiswa di Desa Indordelik mendapat beberapa kendala saat pelaksanaan PTSL, seperti saat melakukan door to door rumah yang mereka datangi orangnya tidak ada dirumah dan rumah kosong, mereka juga menggunakan peta lama sehingga melakukan door to door banyak bangunan atau tanah yang sudah berubah.
Sementara itu tim pengelolah data juga mengalami kendala seperti data buku tanah yang kurang lengkap sehingga target belum terpenuhi.
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari pihak perangkat desa maupun antusias masyarakat yang cukup tinggi. Karena dengan adanya mahasiswa KKN cukup meringankan tugas dari pihak desa, salah satu nya membantu pengumpulan data dari warga.




