Mengenal Perbedaan Antiseptik dan Desinfektan

Bahkan, bahan yang sudah dilarutkan pun masih berisiko menimbulkan iritasi apabila dibiarkan menempel di kulit terlalu lama.

Iritasi akibat bahan antiseptik ataupun desinfektan, disebut sebagai dermatitis kontak.

Jika Anda menggunakan antiseptik untuk membersihkan luka, sebaiknya batasi pemakaiannya hanya untuk luka ringan. Jangan gunakan antiseptik apabila Anda mengalami:

  • Luka di area mata
  • Luka akibat gigitan manusia dan binatang
  • Luka yang dalam atau besar
  • Luka bakar yang parah
  • Luka dengan benda asing yang menancap di dalamnya

Untuk bahan disinfektan glutaraldehyde, efek samping seperti yang disebutkan di bawah ini, dilaporkan juga dapat terjadi:

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Sumbatan jalan napas
  • Asma
  • Rinitis
  • Iritasi mata
  • Dermatitis
  • Diskolorasi kulit (perubahan warna kulit)
Baca Juga  Ternyata Tidak Semua Makanan Boleh Dibungkus dengan Aluminium Foil

Baik antiseptik maupun desinfektan, berperan penting dalam upaya pencegahan penyebaran infeksi COVID-19.

Selalu sediakan antiseptik di tas ataupun di rumah, agar Anda bisa segera membersihkan tangan setelah menyentuh sesuatu.

Desinfektan juga perlu tersedia di rumah, untuk memastikan bahwa permukaan yang sering kita sentuh, sudah bebas dari virus corona.

Anda juga bisa membuat disinfektan sendiri di rumah, apabila bahan ini sulit didapatkan selama masa pandemik.

Source: Kompas.com