Tahukah Kalian Kode 2B, HB di Pensil, Ini Loh Artinya

Pengetahuan – Ketika mengerjakan ujian waktu sekolah dulu, apakah Grestizen pernah diminta untuk membawa pensil tertentu. Misalnya wajib memakai pensil 2B, pensil HB, atau pensil dengan kode lain.

Jika kita perhatikan pensil kayu yang ada pada bagian ujung pensil biasanya ada tulisan yang merupakan kombinasi satu huruf dan satu angka, dua buah huruf, atau satu huruf.

Ternyata tulisan ini adalah kode untuk pensil yang menunjukkan karakteristik pensil itu sendiri.

Dilansir Gresspedia.id dari Bobo.Grid.id Yuk, ketahui apa arti dari kode yang tertulis pada pensil.

Berbagai Kode pada Pensil Kayu

Ada berbagai kode yang berbeda pada pensil tertentu. Contohnya seperti 2B, 3B, B, HB, H, 8H, 2H, dan berbagai kode lainnya.

Kode ini disebut juga sebagai skala grafit, yaitu skala atau ukuran yang digunakan untuk mengukur kelembutan atau kekerasan grafit pada pensil.

Grafit adalah timah karbon bertekstur lunak dan berwarna hitam yang dijadikan isi dari pensil.

Baca Juga  Jangan Cuma Isi Bensin, Pengendara Motor Wajib Tau Nih Bedanya SPBU Pertamina Pasti Pas dan Pasti Prima

Grafit murni umumnya sangat rapuh dan mudah patah, sehingga grafit pada pensil biasanya sudah dicampur dengan tanah liat agar lebih kuat.

Nah, komposisi campuran grafit dengan tanah liat inilah yang nantinya akan menentukan skala grafit pada pensil.

Skala grafit diberikan pada pensil sebagai ukuran ketebalan goresan grafit saat pensil digunakan.

Arti Kode Skala Grafit pada Pensil

Huruf yang digunakan pada kode skala grafit ini punya arti dan tingkatan yang berbeda-beda.

Skala grafit dibedakan dalam dua kelompok yang ditandai dengan dua huruf, yaitu B dan H.

Huruf B pada skala grafit artinya black, soft atau hitam, lembut. Sedangkan huruf H artinya adalah hard atau keras.

Sehingga pensil dengan kode huruf B memiliki grafit yang lembut namun hasil goresannya berwarna hitam atau gelap.

Pada kode huruf H, grafit akan bertekstur lebih keras, tapi dengan hasil goresan yang tidak sehitam pensil dengan kode B.

Baca Juga  Bukan Alumunium, Ini Arti Sebenarnya dari Kata Alloy

Selain itu, ada juga tingkatan pensil pada setiap kode, yang ditunjukkan dengan angka, mulai dari 2B hingga 8B dan 2H sampai 9H.

Pensil dengan kode B akan memiliki grafit yang goresannya berwarna hitam. Dimulai dari HB, goresan pensilnya akan berwarna cukup hitam.

Kemudian semakin besar angka pada pensil dengan kode B, yaitu 8B, maka goresan grafitnya akan semakin hitam dan pekat, teman-teman.

Hal berbeda berlaku pada pensil dengan kode H, nih. Goresan grafit pada pensil yang memiliki kode H akan berwarna abu-abu kehitaman.

Namun semakin besar angka pada pensil kode H, yaitu 9H, maka hasil goresan grafit akan semakin tipis dan berwarna abu-abu.

Tahukah Kalian Kode 2B, HB di Pensil, Ini Loh Artinya
Contoh hasil goresan dari berbagai pensil (ist)

Mengapa Hasil Goresan Grafit Pensil Berbeda-beda?

Penyebab hasil goresan grafit pensil yang berbeda-beda ini ternyata disebabkan oleh komposisi grafit yang merupakan isian pensil.

Baca Juga  Kebanyakan Kaktus Berbatang Hijau dan Berduri, Mengapa Begitu, ya?

Teman-teman ingat, kan, kalau grafit yang ada pada pensil akan dicampur dengan tanah liat agar semakin kuat dan tidak mudah patah?

Nah, saat campuran tanah liat lebih banyak dibandingkan bubuk grafit, maka isian pensil akan menjadi semakin keras dan kuat.

Namun hasilnya, goresan grafit menjadi tidak terlalu hitam, karena karbon grafit yang ditambahkan jumlahnya hanya sedikit.

Hasil campuran grafit dan tanah liat inilah yang kemudian menentukan kehitaman dan kekuatan dari isian pensil.

Pensil berkode H yang menunjukkan isi grafitnya keras memiliki warna goresan pensil yang tidak hitam pekat karena campuran tanah liatnya yang lebih banyak.

Sedangkan pensil yang berkode B memiliki grafit yang teksturnya lebih lunak, tapi goresannya berwarna lebih hitam.

Hal ini disebabkan karena campuran bubuk grafit pada pensil kode B lebih banyak dibandingkan tanah liatnya.

Sumber : BOBO

Berikan Komentar Anda
error: Content is protected !!