Risiko kanker
Studi menunjukkan, diet protein tinggi yang berbasis daging merah dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti kanker.
Mengonsumsi lebih banyak daging merah dan olahannya dikaitkan dengan kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker prostat.
Sebaliknya, konsumsi protein dari sumber lain justru dapat menurunkan risiko kanker.
Para ilmuwan percaya ini bisa jadi karena hormon, senyawa karsinogenik, dan lemak yang ditemukan dalam daging.
Penyakit jantung
Makan banyak daging merah dan makanan olahan susu berlemak sebagai bagian dari diet tinggi protein dapat menyebabkan penyakit jantung.
Hal ini mungkin terkait dengan asupan lemak jenuh dan kolesterol yang lebih tinggi.
Menurut sebuah studi pada 2010, makan daging merah dan produk susu tinggi lemak dalam jumlah besar terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung koroner pada wanita.
Sebaliknya, mengonsumsi unggas, ikan, dan kacang-kacangan menurunkan risiko tersebut.
Kehilangan kalsium
Diet yang tinggi protein dan daging dapat menyebabkan hilangnya kalsium.
Ini kadang-kadang dikaitkan dengan osteoporosis dan kesehatan tulang yang buruk.
Sebuah studi pada 2013 menemukan hubungan antara tingkat konsumsi protein yang tinggi dan kesehatan tulang yang buruk.
Namun, dalam studi lain menemukan bahwa efek protein pada kesehatan tulang tidak meyakinkan.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperluas dan menyimpulkan temuan ini.
Sumber Artikel : Kompas.com




