
Senyum menghiasi wajahnya ketika Polisi berpakaian dinas mengenakan ban lengan bertuliskan Bhabinkamtibmas pada lengan sebelah kiri datang menghampirinya di depan warung.
Seakan tak sabar menerima bantuan tunai, Makruf langsung dipapah Bhabinkamtibmas untuk naik mobil patroli Polisi jenis sedan itu.
Sesampainya di Polres Gresik, Makruf meniti satu demi satu tangga gedung berlantai dua Aula Wicaksana Laghawa. Saking semangatnya, ia lupa menderita asma. Nafasnya sesaat terengah-engah, terhenti beberapa menit sebelum masuk ruangan pencairan bantuan tunai.
Begitu duduk di kursi pelayanan, ternyata warga yang sakit ini mendapat pelayanan prioritas. Tak butuh waktu lama uang tunai sudah dalam genggamannya. Dihitung menggunakan jari tangan kanan Makruf, jumlahnya Rp 600.000.
Tak ayal, senyum sumringah kembali terpancar dari wajahnya. Makruf tak mampu menyembunyikan rasa bahagia lalu mengucapkan Alhamdulillah.
“Alhamdulillah rezeki. Terima kasih kepada pemerintah dan Polres Gresik telah peduli pada nasib rakyat kecil seperti saya.” ucapnya bersyukur, Kamis (24/3/2022).
Ketika diwawancarai awak media, Makruf mengaku akan memanfaatkan uang tersebut untuk modal belanja warung kopi miliknya.
Dari data yang berhasil dihimpun, hari ini seksi keuangan (Sie Keu) Polres Gresik menyebarkan undangan penerima BTPKLWN sebanyak 1.000 undangan melalui Bhabinkamtibmas .
Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan hari ini ada pembagian bantuan tunai dari pemerintah kepada pedagang kaki lima, warung dan nelayan.
“Ada salah satu warga Desa Leran yang memohon bantuan karena yang bersangkutan sakit komplikasi. Kondisinya tidak memungkinkan untuk berangkat dibonceng motor.” kata Azis
Menurutnya, ini adalah wujud pelayanan prima kepada masyarakat.




