
Putin juga sempat berbicara via telepon dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz dan menyerukan “negosiasi serius” tentang tuntutan Rusia soal jaminan keamanan dari AS dan NATO.
Ketegangan antara Rusia dan negara Barat terus memanas dalam beberapa pekan terakhir setelah AS Cs menuding Moskow terus mengerahkan pasukan militer ke perbatasan dekat Ukraina. AS Cs juga yakin Rusia tengah berencana menginvasi Ukraina lagi setelah pencaplokan Crimea pada 2014 lalu.
AS dan sekutu menuduh Rusia setidaknya telah mengerahlan 100 ribu lebih pasukan dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) ke perbatasan dekat Ukraina timur, di mana Kiev terus melawan kelompok separatis pro-Rusia sejak anekasasi Crimea.
Sementara itu, Rusia membantah seluruh rumor invasi tersebut dan menuding AS Cs dan NATO hanya memicu ketegangan di dekat perbatasan Moskow.
Rusia malah menuntut balik jaminan keamanan dari AS dan NATO, salah satunya menghentikan pengerahan pasukan ke negara-negara dekat perbatasannya.
Rusia juga menuntut NATO tak boleh menerima anggota baru atau mendirikan pangkalan militer di negara-negara bekas Uni Soviet.
Putin juga melayangkan keluhan atas dukungan AS terhadap Ukraina, termasuk pelatihan pasukan Kiev dan dana pendukung lebih dari US$2,5 miliar.
“Tindakan itu terjadi di depan pintu rumah kami,” kata Putin.
Sumber: CNN Indonesia




