Respons Disparbud Gresik soal Disebut Kurang Gereget dalam Promosikan Wisata Desa

Pasalnya, dia belum menelusuri perbandingan wisata milik Disparbud dan Desa.

“Kalau memang tidak ada anggaran, harus ada greget jangan kalah sama desa. Kalau ada anggaran ya monggo dimaksimalkan,” tegas politisi Gerindra ini.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, Syahrul Munir menambahkan, memang promosi yang dilakukan Disparbud kurang greget.

“Kurang greget promosinya, aplikasi Sipatu milik mereka saya malah baru tahu,” kata dia.

Menurut Syahrul, banyaknya hotel berbintang yang baru berdiri di Gresik bisa dijadikan modal promosi, seperti halnya travel.

Sehingga lebih terkenal dan membantu desa meski hanya sebatas promosi.

“Bulan depan lah kita panggil, seperti apa promosi mereka membantu wisata desa,” tutupnya. 

Baca Juga  Dana Desa Boleh Dibelikan Alat Oxymeter