Vaksinasi Booster di Gresik, Kapolres Gresik Siap Bantu Sosialisasi hingga Desa

Vaksinasi Booster di Gresik, Kapolres Gresik Siap Bantu Sosialisasi hingga Desa

Gresik – Vaksinasi dosis ketiga (booster) sudah dimulai di Gresik mulai Rabu, 12 Januari 2021. Sebanyak 30 puskesmas disiapkan Pemkab Gresik untuk menerima vaksin booster ini.

Vaksin booster kepada seluruh masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. Serentak di RSUD dan 30 puskesmas di Kabupaten Gresik.

Vaksin booster menyasar masyarakat yang telah melewati enam bulan setelah penyuntikan vaksin dosis kedua. Mereka cukup datang ke fasilitas layanan kesehatan dan menunjukkan indentitas diri dan bukti sudah pernah disuntik vaksin bisa melalui aplikasi PeduliLindungi.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis  akan mendukung penuh program pemerintah guna percepatan Vaksinasi dengan tujuan masyarakat akan terbangun hert immunity dan tentunya terhindar dari Covid-19 varian Omicron.

Baca Juga  Akhir Pelarian Maria Pauline Lumowa, Buron Pembobol BNI Rp 1,7 Triliun

Para lansia di Gresik menjadi prioritas untuk menerima dosis vaksin dengan syarat telah menerima dosis vaksin kedua dengan jarak enam bulan yang lalu. Vaksinasi booster ini akan diberikan setengah dosis.

“Teutama lansia yang berada di desa. Prioritas mendapat dosis vaksin booster, akan kami bantu sosialisasi kalau perlu bantuan kami siap mengantar ke Puskesmas,” kata Alumnus Akpol 2002 ini.

Vaksinasi booster ini gratis tidak dipungut biaya. Meski sudah menerima vaksin, disiplin menerapkan protokol kesehatan tidak boleh kendor. Terutama saat beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Sebelumnya, secara simbolis penyuntikan vaksin booster perdana di Gresik  digelar di RSUD Ibnu Sina. Disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakapolres KOMPOL Eko Iskandar, Kasdim 0817 Mayor Inf Sugeng Riyadi, Kadinkes dr. Mukhibatul Khusnah dan jajaran kepala OPD.

Baca Juga  Tongkat Komando Selamatkan Soekarno Dari Tujuh Kali Upaya Pembunuhan

“Hari pertama ada 710 sasaran. Mudah – mudahan ini menjadi strategi untuk melawan Covid-19 varian baru Omicron,” ujar Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, kemarin.

Berikan Komentar Anda