Yuk Ketahui , Beda Ras dan Etnis

Ilustrasi perbedaan (sumber: Unsplash)

Ras tidak memiliki dasar biologis

Studi genetika pada akhir abad ke-20 menyangkal keberadaan ras yang berbeda secara biogenetis. Para ilmuwan sekarang berpendapat bahwa ras adalah intervensi budaya yang mencerminkan sikap dan keyakinan tertentu yang diterapkan pada populasi yang berbeda oleh masyarakat barat.

Menariknya, tidak ada dasar biologis untuk klasifikasi ras. Dilansir dari ThoughtCo, anggota dari “ras” yang berbeda biasanya hanya memiliki perbedaan yang relatif kecil dalam morfologi dan dalam genetika. Semua manusia termasuk dalam spesies yang sama. Tetapi variasi genetik kecil memicu penampilan fisik yang bervariasi. Perbedaan inilah yang memunculkan konsep ras.

Meskipun manusia sering dibagi menjadi beberapa ras, variasi morfologis sebenarnya tidak menunjukkan perbedaan besar dalam DNA. DNA dari dua manusia yang dipilih secara acak umumnya bervariasi kurang dari 0,1%. Karena perbedaan genetik ras tidak kuat, beberapa ilmuwan menggambarkan semua manusia sebagai milik satu ras: ras manusia.

Baca Juga  Stop Unggah Sertifikat Vaksin Di Medsos!

Dalam artikel Maret 2020 di jurnal antropologi Sapiens , Alan Goodman, seorang profesor antropologi biologi di Hampshire College di Massachusetts, mencatat bahwa “Ras itu nyata, tetapi bukan genetik,”

Ide tentang “ras” berasal dari para antropolog dan filsuf di abad ke-18, yang menggunakan lokasi geografis dan ciri fenotip seperti warna kulit untuk menempatkan orang ke dalam kelompok ras yang berbeda. Konsep ras tidak hanya membentuk gagasan bahwa ada jenis ras yang terpisah tetapi juga memicu gagasan bahwa perbedaan ini memiliki dasar biologis.

Beda Ras dan Etnis

Ras dan etnis biasanya disalahpahami sebagai konsep yang sama. Ras biasanya dilihat secara biologis, mengacu pada ciri fisik seseorang, sedangkan etnisitas dipandang sebagai konstruksi ilmu sosial yang menggambarkan identitas budaya seseorang.

Baca Juga  Jangan Sampe Beli Aki Kedaluarsa Ketahui Arti Kode Aki Berikut ini

Etnisitas dapat ditampilkan atau disembunyikan, tergantung pada preferensi individu, sementara identitas rasial selalu ditampilkan, pada tingkat yang lebih besar atau lebih kecil. Etnisitas dapat diadopsi, diabaikan, atau diperluas, sedangkan karakteristik ras tidak bisa.

Etnis memiliki subkategori, sedangkan ras tidak lagi memiliki subkategori. Ras juga dapat diidentifikasi sebagai sesuatu yang diwarisi, sedangkan etnis adalah sesuatu yang dipelajari.

Etnisitas adalah istilah yang digunakan untuk budaya orang-orang di suatu wilayah geografis tertentu atau orang-orang yang merupakan keturunan dari penduduk asli wilayah tersebut. Ini mencakup bahasa, kebangsaan, warisan, agama, pakaian, dan adat istiadat mereka

Ras dan etnis bisa tumpang tindih. Misalnya, orang Jepang-Amerika mungkin akan menganggap dirinya anggota ras Jepang atau Asia, tetapi, jika dia tidak terlibat dalam praktik atau adat istiadat nenek moyangnya, dia mungkin tidak mengidentifikasi dengan etnis, sebaliknya menganggap dirinya orang Amerika.

Baca Juga  Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Lidah Berwarna Putih

Sumber: Liputan6.com