Pada tahun yang sama, Guevara terbunuh setelah ditangkap saat perang melawan kaum revolusioner Bolivia.
Beberapa saat sebelum ditembak mati, Guevara mengatakan kepada algojo, “Tembak, pengecut! Anda hanya akan membunuh seorang Pria!”.
Guevara meninggal pada 9 Oktober 1967 dalam usia 39 tahun.
Selama upacara peringatan di Havana, sebuah cetakan foto Guerrillero Heroico berukuran sangat besar digantung di bagian depan Kementerian Dalam Negeri Bolivia.
Hal itu menandai Che sebagai martir revolusi global, sekaligus menaikkan citra Korda sebagai ikon pemberontak.
Tahun berikutnya, foto Guevara menjadi viral ketika muncul di salinan memoar Guevara yang terbit di Italia.
Foto itu juga digunakan sebagai sampul jurnal sastra yang diedarkan di kereta bawah tanah New York City.
Seorang seniman Irlandia Jim Fitzpatrick membuat versi gambar yang distilisasi dan mengatur foto Guevara menjadi hitam putih dengan latar belakang merah.
Ia mendistribusikannya seluas mungkin untuk menghormati warisan Guevara.
Tahun 1968 merupakan tahun pergoralakan di seluruh dunia dan gambar Guevara tampil menonjol di antara aksi-aksi tersebut.
Selain muncul di banyak aksi protes atau digantung di rumah-rumah, gambar Guevara juga telah menjadi sebuah mode populer yang menghiasi kaos dan poster.
Grup band Rage Against the Machine menggunakan versi gambar yang telah dimodifikasi sebagai sampul singel mereka “Bombtrack” (1993).




