10 Penyebab AC Bocor yang Perlu Diketahui

Ilustrasi AC rusak

Pengetahuan -Seiring berjalannya waktu, AC yang ada di rumahmu kemungkinan besar akan mengalami masalah karena berbagai hal, seperti kurangnya perawatan, pemakaian yang konstan dan lain sebagainya.

Dari semua masalah yang dapat menimpa AC, yang paling umum adalah masalah kebocoran atau air menetes. Jika AC bocor, hal itu akan membuat AC gagal bekerja dengan baik sehingga tidak memberi hawa dingin yang sesuai.

Masalah AC bocor bisa yang menjadi hal yang merepotkan bagi banyak pemilik AC, dan dapat dikaitkan dengan beberapa faktor.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai penyebab AC bocor dan meneteskan air yang dilansir dari sejumlah sumber, Sabtu, (21/11/2020).

  1. Filter AC tersumbat

Ini adalah alasan umum penyebab AC bocor dan meneteskan air. Ketika filter udara di AC tersumbat, itu menghambat aliran udara melalui sistem yang akan menyebabkan pembekuan udara.

Ketika kamu mematikan AC atau ketika suhu udara yang diinginkan tercapai, es yang terbentuk pada filter mulai mencair. Es yang mencair jadi air menemukan jalan keluarnya dan mengakibatkan AC mulai bocor.

  1. Filter AC kotor
Baca Juga  Kenapa Donat Kempes Setelah Digoreng

Jika filter udara kotor, maka aliran udara ke evaporator terhambat dan menyebabkan penurunan suhu. Jika kumparan menjadi terlalu dingin, maka akan membeku.

Saat AC dimatikan, unit dalam ruangan akan berhenti menghisap udara ke interior, yang kemudian menyebabkan pemanasan dan mengakibatkan mencairnya es yang terkumpul.

Jika es yang mencair ini memenuhi kapasitas baki tetesan, hal itu menyebabkan kebocoran air.

  1. Kompresor rusak

Kompresor adalah perangkat yang terletak di bawah koil pendingin, yang berfungsi untuk mengalirkan air secara menyeluruh sehingga kebocoran dapat dicegah.

Saat pompa rusak atau tidak berfungsi karena akumulasi debu dan kotoran, ini mengakibatkan air menetes dan menjadi indikasi yang jelas bahwa pompa tidak berfungsi dengan baik.

  1. Koil kondensor AC bocor

Unit kondensor unit AC terletak di luar rumah. Unit tersebut terdiri dari koil kondensor, kompresor, dan motor blower. Karena unit terletak di luar, kemungkinan besar unit menumpuk puing dan kotoran, yang menyebabkan penyumbatan.

  1. Saluran pembuangan tersumbat
Baca Juga  Awas! Hacker Pakai Situs Peta Corona Buat Sebar Virus Jahat

Tersumbatnya saluran pembuangan membuat AC tidak berfungsi. Masalah ini terjadi karena penumpukan kotoran, jamur, dan spesies jamur tertentu secara berlebihan.

Ketika zat-zat ini menumpuk di saluran pembuangan, itu menyebabkan keterlambatan aliran air keluar dari AC. Hal ini dapat menyebabkan kelebihan stok air dan tumpahan.

  1. Pemasangan AC tidak benar

Jika AC tidak dipasang dengan benar, itu bisa menjadi penyebab utama kebocoran air. Saat memasang AC, pastikan bagian depan lebih dingin daripada bagian belakang.

Untuk menghindari hal ini, AC harus dipasang dengan kemiringan yang tepat untuk mencegah kebocoran. Kemiringan AC yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan mengalirkan air ke selang pembuangan dengan benar.

  1. Perawatan yang buruk

Seperti halnya peralatan rumah tangga lainnya, AC juga membutuhkan perawatan yang rutin dan tepat waktu. Pastikan kamu mencuci AC sesering mungkin.

  1. Koil AC beku

Koil evaporator terletak di bagian dalam AC. Jika kamu membuka pintu AC dan menemukan koil terkumpul di dalamnya, ini berarti kecepatan pelelehan lebih lambat dan ini menyebabkan air tumpah di atas wadah pembuangan.

Baca Juga  10 Gempa Terdahsyat di Dunia, 2 di Antaranya Terjadi di Indonesia

Penyebab penting AC beku adalah filter udara yang kotor. Filter ini berfungsi untuk mencegah aliran udara melewati kumparan. Ketika filter tersumbat kotoran, arus hangat tidak bisa lewat dan suhu akan turun. Akibatnya, penumpukan es terjadi karena pembekuan.

  1. Suhu luar terlalu dingin

Saat suhu luar terlalu dingin, AC di rumahmu bisa membeku. Ini terjadi terutama pada malam hari ketika suhu di bawah 60 derajat Fahrenheit karena mempengaruhi koil pendingin.

  1. Saluran kondensasi tersumbat

AC menghisap udara yang lembab dan hangat dari dalam ruangan dan meniupnya ke atas pipa yang membeku. Kumparan lebih dingin dari udara karena diisi dengan refrigeran dingin.

Uap uap air yang ada di udara mengembun pada kumparan dingin dan menjadi air cair. Kecuali jika air tidak terkumpul dan dikeringkan dengan benar, ini menyebabkan AC meneteskan air.

𝗗𝗶𝗹𝗮𝗻𝘀𝗶𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 Kompas.com

Berikan Komentar Anda