Perlawanan TKR Gresik Melawan Sekutu

Kampung Manyar di Gresik tahun 1947. Sumber Foto : Nationaal Archief

Pasukan TKR Gresik dipukul mundur sampai ke pangkalan pertahanan yang berada di Gunung Lengis. Gunung Lengis sendiri berada di Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Pertempuran sengit terjadi di Gunung Lengis, pasukan TKR Gresik di pimpin oleh Letkol Ibnu Subroto melawan balik pasukan Inggris pada 08 Desember 1945. Pasukan Inggris melakukan serangan 3 arah dari laut, darat serta udara dengan menggunakan kendaraan perang seperti tank dan pesawat tempur yang membuat pasukan TKR Gresik kewalahan dan banyak dari mereka yang gugur di Gunung Lengis. Karena pasukan dari laskar pemuda tidak membawa senjata seperti senjata api, mereka hanya bermodalkan senjata bambu runcing yang mereka buat sendiri dan senjata seadanya yang mereka miliki, selain itu mereka juga tidak memiliki kemampuan bertempur yang mumpuni seperti TKR atau BKR, mereka hanya ingin mempertahankan daerah Gresik dari serangan pasukan Inggris.

Akhirnya pasukan di Gunung Lengis yang tersisa dan selamat mundur ke wilayah barat. Pertempuran yang memakan waktu selama sehari tersebut berhasil membuat pasukan Inggris menguasai Gresik bagian Utara. Tidak berhenti sampai di situ, TKR dibantu oleh laskar pemuda dari berbagai daerah di Gresik memiliki misi untuk kembali merebut wilayah Gresik utara dari tangan pasukan Inggris. Perebutan kembali wilayah Gresik pada sekitar awal bulan Januari tahun 1946. Strategi pertempuran yang digunakan dengan cara menutup pintu – pintu masuk menuju Gresik, di bagian utara yaitu dengan cara peledakan Jembatan Kalitangi.

Baca Juga  Warisan Budaya Gresik, Gulat Okol Desa Setro

Pendudukan Gresik Utara oleh Sekutu
Dengan gerak cepat membentuk strategi dengan menggunakan strategi beberapa strategi pertempuran dan pertahanan mulai dari Wehrkreise, serangan perembesan, Great Patriotic Warfare, dan serangan dari dua arah atau sisi. Banyaknya strategi yang digunakan karena kekurangan persenjataan yang di miliki oleh pasukan dari Indonesia, khususnya yang berasal dari laskar – laskar pemuda. Wilayah Gresik bagian utara dapat di rebut kembali pasukan Gresik tetapi tak lama setelah itu terjadi sekitar bulan Maret, wilayah ini kembali di serang oleh pasukan Inggris dan Belanda. Tak butuh waktu lama bagi Inggris dan Belanda untuk kembali menduduki Gresik bagian utara, pasukan Gresik berhasil dipukul mundur dan wilayahnya dapat dikuasai.

Baca Juga  Siasat Senopati Kerajaan Kedah Kelabui Musuh, Makam Panjang 7 Meter di Gresik