Sejarah Gas Air Mata, Pertama Kali Digunakan dalam Perang 1914

  • Bagikan

Salah satu produsen gas air mata terbesar dan tertua adalah Lake Erie Chemical Company, yang didirikan oleh veteran Perang Dunia I bernama Kolonel Byron “Biff” Goss.

Sejak pertama kali dibuka pada 1930-an, Lake Erie Chemical Company menjual gas air mata pada pada beberapa negara seperti Argentina, Bolivia, dan Kuba. Pada Perang Dunia II, penggunaan gas air mataberlanjut. Gas tersebut digunakan oleh Italia saat melawan Ethiophia. Tentara Spanyol menggunakannya di Maroko, sementara Jepang menggunakan gas tersebut untuk melawan China. Di Vietnam, tentara AS menembakkan gas air matapada terowongan-terowongan Viet Cong. Sebaliknya, di AS, para demonstran Vietnam juga menghadapi bertubi-tubi gas air mata.

Selama dua dekade belakangan, penjualan gas air mata bertambah pesat. Gas ini digunakan dalam demonstrasi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga  Siasat Raja Brawijaya Agar Rakyat Gresik yang Muslim tidak Berontak

elama lebih dari 100 tahun ditemukannya gas air mata, belum ada pengganti yang dinilai efektif untuk menghalau massa. Padahal, Amnesty International memasukkan gas air mata sebagai bagian dari barang perdagangan internasional yang membahayakan.


Berikan Komentar Anda
  • Bagikan